KARTINI – Tidak sekedar target finansial, namun bentuk kepedulian Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Kuningan terhadap daerah dan pemberdayaan masyarakat pun terus dilakukan.

Direktur Bank Kuningan, H. Dodo Warda, SE., didampingi Kabag Umum, Ulan SE.,kepada http://kartinikuningan.net , menjelaskan, salah satu bentuk Corporate Sosial Responsibility (CSR) di tahun 2021, Bank Kuningan peduli terhadap penurunan stunting di wilayah Kec. Ciawigebang.

“Ini sebagai rasa keprihatinan dan kepedulian Perumda BPR Kuningan terhadap masyarakat, kami berkewawajiban untuk meringankan beban masyarakat, diantaranya pada bidang pemeliharaan kesehatan masyarakat. CSR penurunan stunting ini disisihkan  dari Laba Perusahaan yang disalurkan sebagai upaya intervensi penurunan stunting di wilayah Kabupaten Kuningan lokus Puskesmas Ciawigebang dan Puskesmas Cihaur,” papar H. Dodo.

Pengalokasian dana CSR tersebut dalam bentuk Pemberian paket sembako sebanyak 162 paket untuk keluarga balita Stunting
Lokus Puskesmas Ciawigebang, yaitu menyasar Desa Ciputat sebanyak 13 balita stunting, Desa Kadurama sebanyak 12 balita stunting.

Sedangkan untuk lokus Puskesmas Cihaur, diantaranya, Desa Cigarukgak sebanyak 54 balita stunting, Desa Sukaraja sebanyak 68 balita stunting, dan Desa Padarama sebanyak 15 balita stunting.

Ditambahkan H.Dodo, langkah ini pun sebagai tindak lanjut arahan dari Pemkab Kuningan, bahwa semua pihak, baik Dinas Instansi maupun Perusahaan untuk ikut berperan dalam penanggulangan stunting di wilayah Kab. Kuningan.

“Atas dasar itu Bank Kuningan merasa tersentuh dan ingin turut andil dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Kuningan dengan mengalokasikan dana CSR yang disisihkan dari laba Perunda Bank Kuningan,”  ujarnya.

Untuk itu Direktur Utama Bank Kuningan mengharapkan dukungan dari masyarakat Kuningan dengan cara menabung di Bank Kuningan.  Berapapun uangnya, nabungnya di Bank Kuningan. Juga apabila membutuhkan dana berapapun, pinjamnya ke Bank Kuningan.

“Hal ini agar Bank Kuningan terus tumbuh dan berkembang sehingga kontribusi PAD kepada  Pemda terus meningkat, karena hal ini berpengaruh pula terhadap meningkatnya dana CSR sebagai tanggung jawab sosial bagi masyarakat di lingkungan Bank Kuningan karena Bank Kuningan Kuningan adalah milik urang kuningan,” ajak Dodo diakhir perbincangan.

Kabag Umum, Ulan, menambahkan, selain pemberian sembako dilakukan juga edukasi tentang stunting kepada keluarga stunting, dan pemberian tahap pertama berlangsung Senin (8/11/2021), di aula Kecamatan Ciaiwgebang yang disaksikan para kepala desa. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…