KARTINI – Penentuan Level PPKM diitentukan berdasarkan penilaian (assessment) tiga indikator yaitu tingkat laju penularan, kapasitas respon dan cakupan vaksinasi COVID-19 selama satu minggu (periode 27 September – 3 Oktober 2021).

Hal ini disampaikan oleh Kalak BPBD Indra Bayu Permana selaku juru bicara Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Kuningan.

Sesuai data dari https://vaksin.kemkes.go.id/#/sckab per tanggal 4 oktober 2021, tiga indikator tersebut dapat dilihat dalam infografis dibawah

Jika merujuk pada infografis di atas, Indra menjelaskan untuk indikator laju penularan dan kapasitas respon,.Kab.Kuningan masuk pada level 2. Kasus konfirmasi, pasien rawat inap dan angka kematian COVID-19 berada pada tingkat 1, sedangkan jumlah testing COVID-19 dan treatment masuk kategori memadai dan kapasitas tracing masuk kategori sedang (rasio kontak erat 5,88), sehingga masih perlu meningkatkan kapasitas tracing dengan menambah jumlah  rasio  kontak  erat agar  >14.

“Kesimpulannya  menurut  indicator  baik  dari  laju  penularan  dan kapasitas respon, kabupaten kuningan berada pada level 2 (dua). Indicator ini sebagimana penentuan level PPKM minggu sebelumnya” Lanjut Indra.

Namun dalam perkembangannya, menurut Indra, untuk penentuan level PPKM, berdasarkan Inmendagri No.47 Tahun 2021, Kab.Kuningan saat ini masuk level 3. Hal ini karena adanya penambahan indicator terbaru dalam menentukan level PPKM yaitu pencapaian target vaksinasi baik secara umum ataupun cakupan pencapaian vaksin untuk lansia.

“menurut data yang diperoleh bahwa untuk keseluruhan Jawa Barat, (kecuali kabupaten pangandaran, kota banjar dan kota Cirebon) saat ini ada kenaikan level PPKM dari level 2 ke level 3, sepanjang cakupan Vaksinasinya masih di bawah 50 %. ( untuk umum) dan   cakupan Vaksinasi untuk lansia Jabar saat ini di kisaran angka 20 % an. ” Jelas Indra.

Sementara untuk turun ke level PPKM 2, Indra menyampaikan Kuningan memiliki PR bersama untuk menaikkan cakupan Vaksinasi Lansia minimal 40 %.Untuk cakupan vaksinasi di Kab.Kuningan, total dosis 1 masih 32,5% (target min 50%) dan dosis 1 sasaran lansia masih di angka 27,47% (target min 40%).

“Sehingga agar Kab.Kuningan masuk ke level 2, harus menambah total cakupan vaksinasi COVID-19 dosis1 dan dosis 1 untuk kelompok lansia (usia >60 thn)” Pungkasnya. (Yatna).

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…