SUBUH masih menggelayut saat dering itu mengagetkanku yang asik memasak di dapur. Kuacuhkan saja, malas berulang bicara hal yang sama. Selalu ada gelinjang dan desah yang menggantung pada ketidaksepahaman.

Selesai dengan rutinitas pagi kusempatkan duduk dikursi dengan sebuah buku bagus berjudul Re : Perempuan. Debut keren  kang Maman Suherman. Kusempatkan memandang layar yang kembali bergetar.

“Jika sudah beres, bel ya.” Chat dengan teks yang sama yang kau kirim pada setiap perempuan bertudung sepi.

Ini kali kesekian, bosan membilang karena lagi-lagi terulang. Itu katamu. Bukan kataku.

“Masih belum selesai telpon?” pesan berikutnya saat kali kedua kau hubungi, layarmu berbunyi sedang dalam panggilan lain. Kubiarkan saja, lalu lenyap seiring waktu.

“Udah di toko?” pesan ketiga

“Sudah.” Tanpa emot dibelakang

Drrrt..layar itu bergetar.

“Iya.”

“Masih Sibukkah?” pertanyaan yang sama untuk setiap kejadian yang sama pula

“Baru selesai, kenapa?”  tanpa vc

“Tadi di bel, nomernya sibuk.” Lima menit berselang percakapan tanpa vc

Drrrttt …notifikasi beralih vc

“On kan kameranya.” Terdengar tak sabar

“Tidak perlu.” Letih membuatku malas berdebat dan tak ingin semua keresahan ini dibacanya, tentang setumpuk janji yang tak juga terbukti.

“Kenapa?”

“Apa harus selalu ada alasan?”

Klik, suara HP ditutup tergesa. Mungkin saat itu istrinya tiba-tiba sudah berada disampingnya. Aku hanya tersenyum kecut membayangkan. 

=== @@@ ====

Lima jam setelah video call terakhir.
Tak ada chat, tak ada getar, notifikasi hilang. Mungkin sedang melewatkan pekan mesra dengan istri. Denyut dikepalaku makin menjadi, kesibukan beberapa hari ini menguras energi. Belum lagi setiap ketidaksepahaman yang berakhir mengalah dan bungkam.

Lima jam setelah video call terakhir, tanpa chat, tanpa notif.

Drrrttt….

Kugeser kursor pada kontak itu.

Klik

Blokir. ***

Oleh : Vera Verawati

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…