KARTINI – Sebanyak 158 mahasiswa dan mahasiswi angkatan kedua Universitas Kuningan (Uniku) dinyatakan lolos pada program “Kampus Mengajar” Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) tahun 2021.

“Alhamdulillah, Uniku kembali mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah melalui Kemendikbud RI dengan lolosnya 158 mahasiswa angkatan kedua pada program “Kampus Mengajar” tahun 2021,” kata Rektor Universitas Kuningan (Uniku) Dr. Dikdik Harjadi, didampingi para Wakil Rektornya, belum lama ini.

Menurutnya, bukan pertamakalinya kampus yang menjadi kebanggaannya masyarakat Kabupaten Kuningan meraih prestasi pada ajang program “Kampus Mengajar” dari Pemerintah melalui Dirjen Dikti Kemendikbud RI. “Ini merupakan angkatan kedua sebanyak 158 mahasiswa Uniku yang dinyatakan lolos pada ajang Kampus Mengajar tahun 2021,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk angkatan pertama Uniku sebanyak 38 orang mahasiswa dan mahasiswi yang dinyatakan lolos pada program Kampus Mengajar. “Alhamdulillah, untuk angkatan kedua lebih banyak. Ada kenaikan bila dibandingkan dengan angkatan pertama. Ini menandakan bahwa bukti nyata kepercayaan Pemerintah melalui Dirjen Dikti Kemendikbud RI terhadap Uniku,” katanya.

Dikdik yang merupakan Rektor ketiga Uniku sejak berdiri pada tahun 2003, mengatakan, dirinya mengapresiasi dan menyampaikan selamat apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada 158 mahasiswa dan mahasiswi Uniku yang dinyatakan lolos pada program Kampus Mengajar angkatan kedua Kemendikbud RI tahun 2021.

“Saya sampaikan selamat dan apresiasi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada 158 mahasiswa dan mahasiswi Uniku yang dinyatakan lolos pada program “Kampus Mengajar” Kemendikbuk RI,” tuturnya.

Ia juga berpesan bagi 158 mahasiswa dan mahasiswi Uniku agar dapat menjaga diri, kesehatan dan nama baik, baik diri sendiri, keluarga dan nama baik almamater Uniku serta selalu menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktifitasnya sehari-hari.

“Jaga kepercayaan dan amanah dari Kemendikbud rekan-rekan mahasiswa. Ingat, selalu terapkan prokesnya. Jaga Kesehatan dan nama baik diri sendiri, keluarga serta almamater Uniku dalam melaksanakan aktifitasnya,” pesannya.

Dijelaskannya, raihan tersebut tidak didapat dengan mudah, ada kriteria dan proses seleksi yang dilakukan melalui sistem Kampus Merdeka dari Kemendikbud untuk menjadi peserta Kampus Mengajar.

“Harapan yang tinggi untuk mahasiswa kampus mengajar dapat melaksanakan amanah ini dengan baik dan memberikan perubahan dan manfaat bagi dunia pendidikan,” jelasnya dengan nada penuh harap.

Diakhir keterangannya, Dikdik memaparkan, Uniku yang merupakan kampus pertama di Kabupaten Kuningan, dari 158 mahasiswa dan mahasiswi berasal dari program studi (Prodi) Akuntansi sebanyak 24 orang, Kehutanan 2 orang, Manajemen 19 orang, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) 25 orang dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) sebanyak 23 orang.

“Selain itu, dari Prodi Pendidikan Biologi (PBio) sebanyak 7 orang, Pendidikan Ekonomi (PE) 2 orang, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 10 orang, Pendidikan Matematika (PMat) sebanyak 3 orang, Sistem Informasi (SI) 27 orang dan terakhir dari Prodi Teknik Informatika (TI) sebanyak 16 orang,” paparnya.

Sekedar informasi saja, Uniku masih membuka pendaftaran mahasiswa baru (PMB) jalur reguler gelombang II sejak tanggal 11 Juni sampai dengan tanggal 28 Agustus 2021 mendatang.

“Untuk pelaksanaan tes dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2021 mendatang. Silahkan, bagi warga masyarakat Kabupaten Kuningan maupun masyarakat di seluruh tanah air, yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, dapat langsung memilih Uniku untuk dijadikan tempat melanjutkan pendidikan tingginya bagi putera –puterinya,” imbuhnya. (kh/rleas)***

Facebook Comments

Check Also

Akibat Pandemi Covid-19, Kondisi Perekonomian Kuningan Mengalami Tekanan Hebat

KARTINI – Kondisi perekonomian di Kabupaten Kuningan akibat Pandemi Covid-19 mengala…