KARTINI – Bupati Kuningan H.Acep Purnama berjanji akan segera mencairkan insentif tenaga kesehatan (nakes) yang tertunda dari bulan Januari hingga Juni 2021, akan segera dicairkan.

“Setahu kami, ini kami sedang menunggu, kalau kita berbicara anggaran, kita ini kan dari pusat untuk (membayar) tunjangan ini, tunjangan itu, ya bersabarlah, Insya Allah akhir bulan ini akan kita selesaikan semua,” jelas Bupati Acep, saat diwawancara media, Selasa (27/7), di ruang rapat Linggajati.

Pencairan insentif bagi nakes ini tentunya sangat ditunggu mereka yang ada di Kabupaten Kuningan, yang bekerja di beberapa puskesmas.Banyak diantara nakes tersebut masih berstatus honorer dan hanya mengandalkan dari honor itu sendiri.

“Akan saya paksakan uangnya dari mana aja, pokoknya akan saya selesaikan,” tegas Acep.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari berbagai sumber, sejumlah tenaga kesehatan mengeluhkan hal tersebut, dan insentif yang baru dibayarkan tiga bulan, yaitu Oktober, November dan Desember 2020.

Sesuai aturan Kemenkes, bahwa anggaran insentif nakes yang tahun kemarin dibebankan dari APBN Pusat, sekarang justru dibebankan kepada daerah (APBD Kabupaten), sehingga daerah harus merefocusing kegiatan yang tidak urgen di semua SKPD, 25 persen dipotong utk kecamatan dan 30 persen di dinas-dinas.

Di tempat terpisah, Kepala Badan RSU ’45 Kuningan, dr.Deki Saefullah, M.Kes., meminta ribuan nakes yang ada di Kabupaten Kuningan untuk bersabar dan tetap semangat, karena pihaknya tidak tinggal diam, dan sedang mengupayakan segera menyelesaikan proses administrasinya.

“Kami berharap teman-teman nakes tetap bersabar dan tetap semangat. Karena harus menyelesaikan proses administrasi yang memang cukup membutuhkan waktu. Tapi insya Alloh, walau terlambat pasti akan dibayarkan,” ujar dr.Deki. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Akibat Pandemi Covid-19, Kondisi Perekonomian Kuningan Mengalami Tekanan Hebat

KARTINI – Kondisi perekonomian di Kabupaten Kuningan akibat Pandemi Covid-19 mengala…