KARTINI – Rangkaian kegiatan TMMD ke-111 2021 di Desa Jamberama Kec. Selajambe Kuningan hingga saat ini terus digelar, tidak hanya fisik, namun penyuluhan pun dilakukan.

Salah satunya tentang penanggulangan dan kesiapsiagaan bencana alam yang bekerjama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Kuningan, Heru Hermawan mengatakan, tujuan pelaksanaan edukasi ini agar masyarakat memiliki kesiapan saat harus menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat datang tanpa diduga. 

“Selain agar masyarakat lebih siap, masyarakat juga diharapkan memiliki keterampilan dalam membantu penanganan serta manajemen bencana,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Heru memberikan penjelasan tentang manajemen kebencanaan yang dimulai dari tahap pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana, termasuk isi dari tas siaga bencana. 

Ia juga mendorong pihak desa setempat untuk membentuk relawan-relawan siap siaga bencana. Pasalnya, dengan manajemen yang baik maka jika terjadi bencana dapat meminimalisir korban dan semua bisa ditangani dengan baik. 

“Dengan pembentukan organisasi tanggap bencana di desa-desa terutama yang mengalami bencana alam, diharapkan saat terjadi bencana alam maka masyarakat yang menjadi relawan sudah mengetahui tugasnya masing-masing. Salah satu contoh adalah relawan yang ditugaskan di bagian dapur umum, evakuasi, pendirian tenda, pengamanan desa dan jalur evakuasi,” paparnya.

Menurut Heru, bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, namun juga tanggung jawab semua pihak termasuk masyarakat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan akan berjalan lancar jika pelatihan penanggulangan bencana secara periodik dilakukan. 

Danramil Ciniru Letda Inf Waris selaku koordinator kegiatan, menuturkan, dengan diadakannya penyuluhan ini berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaannya akan bencana yang dimungkinkan dapat terjadi kapan saja dan mendorong kesadaran masyarakat untuk siaga menjadi relawan bencana, sehingga dapat mengurangi jumlah kerugian baik material maupun jiwa akibat bencana. 

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaannya akan bencana yang dimungkinkan dapat terjadi kapan saja, sehingga dapat mengurangi jumlah kerugian baik material maupun jiwa,” tuturnya. (kh)***
 

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…