KARTINI – Menanggapi banyaknya masyarakat yang menyerbu ‘taman kota baru’, salah seorang anggota DPRD Kuningan dari Fraksi PKB, Susanto, meminta pemerintah (Satuan Gugus Tugas) lebih meningkatkan pengawasannya.

“Ya mungkin masyarakat memang perlu hiburan, melepas kepenatan dari aktivitas pekerjaan mereka bersama keluarga. Tapi harus diingat, harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, jaga jarak harus tetap diperhatikan,” pinta Susanto kepada http://kartinikuningan.net, Minggu (10/1/2021).

Dirinya juga tidak lantas bisa menyalahkan warga terkait adanya prokes yang tidak dilaksanakan di taman kota dengan desaign baru tersebut. Susanto meminta agar ada petugas yang menghimbau warga supaya bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Seharusnya pemerintah, dalam hal ini Satuan Gugus Tugas, baik itu Satpol PP maupun Kepolisian dan aparat lainnya supaya meningkatkan pengawasan. Jangan setelah banyak warga, baru datang,” tuturnya.

Memang tidak sekedar di taman kota saja, sekarang banyak tempat wisata di Kuningan yang dikunjungi wisatawan. “Nah, harusnya ada yang mengawasi juga. Pandemi ini kan belum berakhir. Yang terkonfirmasi Covid-19 masih terus naik, jangan lengah,” katanya.

Seperti diketahui, Proyek Revitalisasi Taman Kota dan Alun-Alun Kuningan seakan menjadi magnet warga untuk mengunjunginya. Pada Minggu (10/1), pagi, seperti layaknya saat CFD (Car Free Day), warga tumplek di lokasi tersebut.

Padahal sejak pandemi, CFD ditiadakan. Akan tetapi, kemarin, dengan sendirinya CFD itu berjalan lagi. Ironisnya, tidak ada petugas yang berjaga, sehingga lepas pengawasan terhadap kerumunan.

Begitu pula pengunjung banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan. “Harus ditingkatkan lagi edukasinya, jangan berkerumun, memakai masker dan harus membawa handsanitizer,” tandasnya. (kh)***





Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…