SIAPA yang tidak pernah kehilangan? semua pasti pernah kehilangan, dari hal terkecil hingga hal terbesar dalam kehidupan seseorang. Dari koin bernilai 5 sen sampai trilyunan, dari hanya  sebuah pensil hingga kehilangan orang yang paling berarti di hidup kita.

Dari harta yang kasat mata hingga perasaan kecewa dan terluka yang ditinggalkan. Ketika seseorang berusaha untuk mendapatkan sesuatu atau memilikinya. Berbagai upaya dan kerja keras dilakukan untuk mendapatkannya. Satu waktu apa yang kita perjuangkan telah kita dapatkan tiba-tiba hilang, entah lenyap atau meninggal.

Sedih, marah dan kecewa, sangat manusiawi tapi tidak perlu berlebihan rasa kecewa tersebut, sikapi dengan ikhlas atas sebuah kehilangan. Karena bisa jadi Tuhan menyiapkan yang lebih baik dari setiap kehilangan tersebut.

Sedihnya kehilangan orang tercinta seperti anak, suami, istri, atau orang tua serta orang-orang terkasih. Kehilangan benda kesayangan, binatang peliharaan. Dan hal-hal yang paling kita sukai. Kehilangan sesuatu yang pasti setiap orang alami.

Termasuk perasaan juga bisa hilang. Perasaan cinta yang bisa berubah menjadi benci, bahagia berubah menjadi sedih, setia menjadi khianat, pengharapan menjadi kecewa. Proses kehidupan yang selalu ada dua sisi.

Berlapang hatilah saat kehilangan menimpa, karena Tuhan punya rencana atas setiap kehilangan, bisa jadi itu menjadi perantara mendapatkan yang lebih baik lagi. Sedih dan kecewa atas setiap kehilangan hal yang wajar. Hanya jangan biarkan berlebihan hinggal menimbulkan putus asa.

Karena putus asa akan mendorong seseorang untuk berbuat nekad diluar nalar. Belajarlah ikhlas dengan berprasangka baik saat menerima kehilangan tersebut. Yakinkan diri sendiri bahwa kehilangan mengajari untuk menghargai setiap hal yang kita miliki saat ini.

Jabatan, harta, tahta bahkan cinta yang kita agungkan bisa sirna hanya dalam hitungan detik. Seberapa banyak air mata dihabiskan tidak akan mengubah satu keadaan yang telah tiada ya tetap menjadi tiada. Ada yang bisa kembali ada juga hilang selamanya.

Apapun yang telah hilang cukup ikhlaskan, dengan begitu hati kita tidak akan merasakan kecewa berkepanjangan, hati kita tidak perlu menyimpan dendam. Dan harapan kita tak perlu padam. Belajar dari kehilangan, maka rawat dan jaga apa yang kita miliki hari ini, perbanyaklah bersyukur maka Allah akan tambahkan dan ganti kenikmatn  itu lebih banyak dan lebih baik lagi. (Vera)**

Facebook Comments

Check Also

80 Persen Kematian Akibat Serangan Jantung Ternyata Dapat Dihindari

KARTINI –  Jantung merupakan salah satu organ yang harus dijaga kesehatannya, a…