KARTINI – Anak didik harus benar-benar bisa terlindungi dari tindakan anarkis dan unjuk rasa, apalagi sampai berhadapan dengan hukum.

“Untuk itu peran guru harus kembali digiatkan dan dioptimalkan supaya secara maksimal mengawasi anak didiknya dalam mencegah anak atau siswa berhadapan hukum, khususnya mencegah siswa agar tidak ikut unjuk rasa atau bahkan tindakan anarkis,” ujar Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, S.I.K., dalam kegiatan FGD ( Focus Group Discusion ), di Hotel Ayong, belum lama ini.

Tidak sekedar peran lembaga pendidikan, dalam hal ini, segenap elemen masyarakat terutama di bidang pendidikan, harus turut mendukung menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Peran orangtua sangatlah penting dalam mencegah anak untuk tidak berbuat anarkis. “Keutuhan keluarga menjadi faktor utamanya, dan itu saja tidak cukup. Lembaga pendidikan pun mempunyai peran penting dalam memberikan pendidikan hukum kepada anak didiknya,” ujar Kapolres.

Kegiatan FGD yang mengambil tema ‘Mengantisipasi Keterlibatan Peserta Didik Dalam Aksi Unjuk Rasa Yang Berpotensi Kekerasasan Wilayah Hukum Polres Kuningan’ tersebut, diikuti 30 peserta.

Mereka adalah perwakilan Sekolah Tingkat SMA/SMK/MA, Wakasek Bidang Kesiswaan dan Wakasek Bidang Kurikulum sejumlah sekolah di Kabuapaten Kuningan.

Sementara itu hasil yang disepakati dari kegiatan FGD tersebut, diantaranya, Anak didik harus punya karakter (Karakter yang baik) dengan memberikan edukasi yang baik pada siswa. Kriteria uji anak adalah usia 18 tahun ( sehingga yang di bawah usia 18 tahun tidak boleh ikut UNRAS).

Sesuai dengan Undang-undang No 23 tahun 2002 anak -anak adalah yang usianya belum 18 tahun . Sesuai Permendikbud No 82 tahun 2015 pelaksana Didik wajib menjamin keamanan, keselamatan dan kenyamanan peserta didik di sekolah.

Sesuai Permendikbud No 30 tahun 2019 pelaksana Didik dan orangtua harus berperan terhadap kegiatan peserta didik. Sesuai surat edaran Mendikbud No 9 tahun 2019 tentang pencegahan keterlibatan peserta didik dalam aksi UNRAS atau Demo. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

The Power Of Love

SATU bisa jadi baik. Tetapi berdua, bertiga dan seterusnya lebih indah. Sendiri bahagia ta…