KARTINI – Program KB nampaknya terus digencar pemerintah dan terus dikolaborasikan dengan sejumlah elemen dalam mensuksekan program ‘dua anak cukup’ dan tunda masa kehamilan di masa Pandemi Covid-19 tersebut.

Seperti yang dilakukan Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Kuningan, pada Sabtu (10/10/2020), para pengurus dan kader PC Fatayat NU melakukan sosialisasi terhadap pentingnya dalam menjaga jarak kehamilan.

Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Kuningan, Titin Suhartini, M.Pd., menjelaskan, penyuluhan tersebut berlangsung di Ponpes Bani Syahrir Cibingbin, yang langsung dihadiri oleh PLKB UPTP5A Kec. Cibingbin.

“Ini adalah program Fatayat NU bekerjasama dengan BKKBN Provinsi Jawa Barat dalam turut serta mensukseskan program pemerintah yaitu mengoptimalisasikan Program Bangga Kencana, terutama di masa Pandemi Covid-19 ini alangkah bijaknya jika pasangan usia subur menunda dulu kehamilan. Bukan tidak boleh hamil tapi menunda,” papar Titin kepada http://kartinikuningan.net.

Tidak sekedar penyuluhan, tapi dilakukan pula pelayanan KB implant bagi pengurus dan masyarakat sekitar Ponpes. Antusias masyarakat pun cukup tinggi, dan diharapkan dari penyuluhan itu bisa menyasar masyarakat lainnya di sekitar Cibingbin.

Selain program KB, Program Bangga Kencana antara Fatayat NU dan BKKBN Provinsi itu pun dalam upaya penurunan Stunting. “Tentu sasarannya kepada pasangan usia subur.  Ketika kehamilannya diberi jarak, maka akan berpengaruh kepada kualitas kehamilan. Yaitu ibu hamil dan janin nya harus diupayakan sehat, gizinya terpenuhi dan saat janin lahir pertumbuhannya tidak terkendala staunting,” papar Titin. (kh)***



Facebook Comments

Check Also

Yuk Kenali Manfaat Buah Dari Warnanya

KARTINI – Dalam Pedoman Gizi Seimbang (PGS) yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehat…