KARTINI – Program ketahanan pangan yang dicanangkan TNI di Kabupaten Kuningan nampaknya akan terus dikawal, dan aset tanah di Desa Bandorasa Wetan Kec.Cilimus yang terbengkalai lama kini akan dijadikan sebagai lokasi pilot project.

“Ini terkait rencana pengembangan aset tanah TNI yang berada di wilayah Cilimus. Kita memiliki aset tanah TNI seluas 22.52 Ha. Dimana dari luas aset tanah TNI tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk tujuan ketahanan pangan dan juga sebagai agro wisata,” jelas Dandim 0615/Kuningan, Letkol Czi, Carter Joyi Lumi, saat mendampingi Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Elkines Villandoo Dewangga, mengecek kesiapan aset tanah milik TNI, Selasa (25/8/2020).

Dikatakan Dandim Kuningan, dalam teknis pembangunannya nanti dari luas aset tanah TNI seluas 22.52 hektar ini akan dibagi 4,8 hektar di peruntukan untuk budidaya perikanan, dan selebihnya fokus untuk pertanian.

Adapun aset tanah TNI yang di cek yaitu Aset Tanah TNI Desa Bandorasa Wetan Kecamatan Cilimus, Aset Tanah TNI belakang RM. Grage Lanai, Gudang Amunisi di Desa Linggarjati dan Aset Tanah TNI Desa Linggarjati.

Hadir dalam peninjauan tersebut Danramil 1510/Cilimus Kapten Inf Muadi beserta jajarannya, Kasrem 063/SGJ Letkol Inf Hery Sutanto, Pasiops Kodim 0615/Kuningan Kapten Inf Ujang Maryadi, Pasi Intel Kodim 0615/Kuningan Lettu Inf Khaerullah, serta Dan Unit Kodim 0615/Kuningan Letda Arh Fakthu Azis. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Tentang Kemarin, Hari Ini dan Esok

BERSAHABAT dengan mentari, setiap pagi kau lihat senyum nan ramah bersama hangatnya. Warna…