KARTINI – Pekan ini, hari libur cukup lama dan bisa dimanfaatkan sebagai momen istimewa bagi keluarga. Tapi jangan lupa berolahraga ya, yang murah meriah saja, seperti Nikreuh.

Nikreuh (bahasa sunda) artinya jalan kaki. Tahukah anda bahwa saat kita sedang jalan kaki hampir seluruh otot dan sendi dalam tubuh kita bergerak berirama, jika berjalan perlahan gerak pada otot dan sendi itupun mengendur dan jika berjalan lebih cepat maka gerak otot dan sendi makin kuat.

Disadari atau tidak budaya nikreuh saat ini nyaris hilang dari peradaban. Tapi ada lho Sahabat Kartini, salah seorang perempuan asli Kuningan yang selalu merutinitaskan olahraga ringan tersebut. Hampir setiap pagi, sejak pukul 5.30 wib hingga pukul 7.30 wib, Heni berjalan di sekitar komplek rumahnya. Sekitar dua ribu meter (2 km), kakinya dilangkahkan untuk mencari kesegaran dan tetap sehat.

Ia adalah Hj. Heni Susilawati. Menurutnya, selain cara sehat yang murah meriah, ritme dan langkah kaki perlahan memungkinkan kita banyak kesempatan untuk mengenaal dan berinteraksi dengan lingkungan.

Ternyata banyak sekali manfaat dari aktifitas jalan kaki tersebut. Anda ingin tahu sejauh mana pengaruh ‘nikreuh’ bagi tubuh kita?, yuk simak.

Semakin banyak aktifitas tubuh kita maka akan memperbaiki kualitas tidur kita, Selain itu berjalan kaki juga mampu menurunkan tekanan darah sistolik hingga 3,8 mmHg dan tekanan darah diastolik 0,3 mmHg.  

Resep Hidup Lebih Lama

Sebuah penelitian oleh Harvard dalam Jurnal JAMA Internal Medicine pada Mei 2019, meneliti 16.000 partisipan wanita dengan usia lebih tua. Hasilnya, mereka yang berjalan kaki sebanyak 4.400 langkah perhari memiliki angka kematian yang secara signifikan lebih rendah dibanding wanita yang secara fisik tidak aktif.  Selain itu berjalan kaki merupakan cara efektif dalam peningkatan aktifitas kinerja jantung serta menurunkan resiko kardiovaskular.

Saat berjalan cairan sendi akan berproduksi maksimal, cairan sendi mengandung nutrisi penting untuk menjaga kesehatan sendi. Mari sejenak perhatikan bagaimana mereka yang terbiasa berjalan kaki terbebas dari stress atau depresi. Karena tanpa banyak yang tahu berjalan kaki secara rutin sama efektifnya dengan antidepresan ini dibuktikan oleh study Universitas Duke, AS dalam jurnal Psychosomatic Medicine 2012.

Selain itu menurut Hj. Heni, Nikreuh juga dapat memperbaiki “mood” yang mulai menurun. Juga mampu meningkatkan energi dalam tubuh kita. Saat kita Nikreuh selama 20 menit mampu meningkatkan energi sangat besar, dengan energi yang lebih besar tentu kita akan beraktifitas lebih baik.

Telapak kaki adalah serangkaian halus penghubung pada setiap jaringan syaraf dalam tubuh kita termasuk mata. Mereka yang rutin nikreuh/ jalan kaki selama 7.500 langkah perhari memiliki mata lebih sehat serta mengurangi resiko terkena degenerasi makula dan kehilangan penglihatan karena faktor usia. 

Yuk ajak keluarga, teman dan orang-orang tersayang memperbaiki pola hidup dengan mengawali hari mereka dengan nikreuh, dan rasakan sebuah formasi energi akan memperbaiki seluruh sistem dalam tubuh dan pikiran. (vera)**

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…