MENTARI pagi ini serasa lebih hangat, mungkin karena langit telah merekam, menyimpan dan menyampaikan setiap doa dan permohonan kita semalam, penghujung tahun 1441 Hijiriah.

Gema pujian dan gaung pengharapan untuk Sang Maha Agung menggetarkan jagat buana. Angin berhembus begitu sendu seakan masih menyimpan kenangan yang telah terlewati. Pahit, getir dan manisnya cerita kehidupan setiap insan.

Menjadi Awal ditahun 1442 Hijiriah, bersyukur tiada terukur atas umur yang masih bernafas oleh aneka rona dan roda hidup. Jika masih banyak tugas yang belum terselesaikan ditahun kemarin semoga apapun yang menjadi tanggungjawab kita ditahun ini mampu diselesaikan dengan hasil lebih baik. Jika kegagalan, kebangkrutan, perceraian, kematian yang terlewatkan semoga ditahun ini akan ada kesuksesan, kehidupan baru, kelahiran dan tentu limpahan kebahagiaan bersama orang-orang tersayang.

Sahabat Kartini Kuningan, jangan pernah berputus asa atas setiap hal yang kita dapatkan. Miskin-kaya, lahir-mati, jatuh-bangun, bersama-berpisah, semua itu adalah pasangan yang telah menjadi garis takdir, menjadi dua hal penyeimbang. Hidup yang kita jalani merupakan sebuah perjalanan dan apa yang kita dapatkan bukan sebuah kepemilikan melainkan hanya titipan.

Ingatkah kita terlahir tanpa apapun dan kembali pun tanpa apapun. Jangan biarkan perjalanan menjadikan diri menghalalkan segala cara hanya untuk sebuah alasan mempertahankan hidup.

Tuhan memberi kita pilihan, seperti halnya sedih atau bahagianya hidup kita adalah tergantung dari apa yang sejak awal kita jalankan. Namun saat diperjalanan kita telah melakukan kesalahan bukan berarti selamanya kita menjadi pribadi yang buruk. Karena cinta Tuhan tiada terbatas maka segeralah kembali kekehidupan yang baik. Selalu ada kesempatan untuk memulai, memperbaiki dan mengakhiri.

Memulai untuk melakukan kebaikan, memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan dan mengakhiri kejahatan atau kenistaan atas pembenaran apapun. Nurani kita adalah hal paling jujur, hati kita adalah hal paling murni. Tanyakan pada diri sendiri sebaik apa ingin diperlakukan oleh sesama, sudah sebaik apa  pula kita memperlakukan sesama.

Teruslah semangat Sahabat Kartini Kuningan, jangan berhenti bermimpi karena mereka yang punya mimpi mereka pulalah yang akan memperjuangkan untuk mewujudkannya. Kebahagiaan itu sesederhana kita menerima dan mensyukuri atas apa yang dimiliki tanpa menuntut diri melakukan yang diluar kemampuan.

Keluarga Besar Kartini Kuningan mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1442 H. Semoga apapun yang telah kita lewati mendidik kita menjadi pribadi lebih baik dan ditahun ini setiap doa dan harapan kita Allah kabulkan. Amin. (vera)**

Facebook Comments

Check Also

Tentang Kemarin, Hari Ini dan Esok

BERSAHABAT dengan mentari, setiap pagi kau lihat senyum nan ramah bersama hangatnya. Warna…