KARTINI – Sejumlah pelaku ekonomi kreatif di Kecamatan Pasawahan Kab. Kuningan mengikuti Bimtek Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Tata Kelola Desa Wisata.

Bimtek yang digelar oleh Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti bekerjasama dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (11-12/8/2020), bertempat di Aula Pager Gunung Campsite Desa Wisata Cibuntu Pasawahan.

Kepala Pusat Bisnis Kepariwisataan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Novita Widyastuti S menjelaskan, selain Cibuntu, kelima desa lainnya merupakan desa-desa yang akan dirintis menjadi desa wisata di Kabupaten Kuningan, masyarakatnya sudah siap dan mereka sudah memiliki nilai jual potensi di desa masing-masing, tinggal bagaimana mengemas hasil dari desa menjadi atraksi wisata dan tinggal membangun fasilitas yang dibutuhkan wisatawan yang datang.

Menurut Novita, materi bimtek untuk para peserta diantaranya tentang Character Building, Pelatihan Keuangan, Tata Graha dan Tata Hidang Homestay, penyusunan paket wisata, pelatihan penyajian masakan dan peralatan.

Sementara itu, Kadisporapar Toto Toharuddin yang mewakili Bupati untuk membuka kegiatan Bimtek dalam sambutannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada STP Trisakti Jakarta yang secara berkelanjutan terus memberikan pendampingan dalam pengembangan desa-desa wisata, banyak hal dan peristiwa besar yang telah dilakukan bersama untuk kepariwisataaan di Kabupaten Kuningan.

“Hal ini merupakan komitmen penting dalam rangka mewujudkan misi kabupaten Kuningan yang makmur, agamis dan pinunjul berbasis desa hingga 2023. salah satu semangatnya adalah mewujudkan pembangunan kawasan pedesaan berbasis pertanian, wisata, budaya, dan potensi lokal untuk mempercepat pertumbuhan serta pemerataan ekonomi rakyat,” jelas Toto.

Toto memandang dengan memantapkan issue pengembangan desa wisata, secara langsung akan memperkuat munculnya potensi ekonomi kreatif yang menjadi trend dalam peningkatan perekonomian masyarakat. Potensi dimaksud berakar dari nilai-nilai budaya setempat yang akan saling menunjang serta memperkuat identitas lokal.

Diakhir sambutan, Toto berharap keinginan Kuningan sebagai Kabupaten Wisata tidak sekedar Lip Service dan dibutuhkan dukungan bersama untuk mewujudkan keinginan ini.

“Semua elemen harus bahu-membahu, untuk mewujudkan Kuningan sebagai Kabupaten Wisata, semuanya harus memiliki mindset wisata,” ajaknya.

Sedangkan peserta yang ikut bimtek tersebut dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Pasawahan yaitu Desa Cibuntu, Desa kaduela, Desa Pasawahan, Desa Padabeunghar, Desa Paniis dan Desa Singkup. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Kampung Dongeng Gelar Festival Hari Dongeng Nasional

KARTINI – Kebijakan untuk melonggarkan kegiatan di masyarakat, termasuk di lembaga p…