KARTINI – Mulai Senin (3 Agustus 2020), masyarakat tidak boleh berkunjung untuk menengok pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum ’45 Kuningan, sehingga jam besuk pasien ditiadakan.

“Betul, kunjungan masyarakat umum untuk menengok orang sakit dilarang. Ini berlaku sampai batas waktu yang belum dipastikan. Kami terpaksa melakukan pelarangan ini, karena terkait adanya sejumah tenaga medis di RSU ’45 yang dinyatakan terpapar virus corona,” ujar Direktur RSU ’45 Kuningan, dr.Deki Saefullah kepada http://kartinikuningan.net.

Pihak RSU tetap membuka pelayanan UGD, rawat jalan dan rawat inap dengan protokol kesehatan yang ketat. Ruang operasi hanya digunakan untuk kasus emergency (darurat), dan semua petugas medis dan tenaga kesehatan menggunakan APD lengkap.

Pelarangan kunjungan pasien tersebut dikarenakan adanya 19 pegawai RSUD 45 Kabupaten Kuningan dinyatakan positif corona virus disease (covid-19). Di wilayah III Cirebon, Kuningan mencatatkan tenaga kesehatan terbanyak yang terinfeksi.

Juru Bicara Command Center Covid-19 Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin mengatakan, temuan 19 kasus baru Covid-19 tersebut, dari hasil tes swab masal petugas kesehatan di RSUD 45 Kuningan, bersama petugas gugus tugas Covid-19 sepekan sebelumnya. (kh) ***

Facebook Comments

Check Also

Tentang Kemarin, Hari Ini dan Esok

BERSAHABAT dengan mentari, setiap pagi kau lihat senyum nan ramah bersama hangatnya. Warna…