KARTINI – Komandan Korem (Danrem) 063/SGJ, Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga Kusumawide, S.A.P., didampingi Dandim 0615/Kng, Letkol Czi Karter Joyi Lumi, S.IP., meninjau lahan milik TNI di Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.

“Seperti yang sudah diketahui, pilot project pertama saya adalah di Kuningan, sejak saya bertugas pada 1 Juli ini, saya memilih di Kuningan, karena saya melihat ada daya tarik tersendiri di Kuningan,”papar Danrem.

Menurutnya, Kabupaten Kuningan tidak dilalui banyak transportasi sehingga tidak banyak terjadi alih fungsi tanah. “Untuk itu saya ingin Pilot Project pertama saya untuk program ketahanan pangan adalah Kuningan, maka dari itu langkah awal saya adalah mengecek aset lahan milik TNI, apakah sudah diolah atau belum,”Jelas Danrem.

Usai melihat lahan seluas 16 hektar, yang telah ditanami pohon singkong, Danrem pun berencana akan memadukannya dengan laboratorium Kodim 0615/Kuningan yaitu Demplot Bios 44.

“Diharapkan dengan memakai Bios 44, waktunya cepat panen, dan hasilnya yang tadinya 1 hektar 16 ton, akan meningkat, dan dari hal itu, akan meningkatkan penghasilan para petani,”ungkapnya.

Ia pun menjelaskan Bios 44 adalah cairan dari jenis perpaduan beberapa mikroorganisme yang disatukan berfungsi untuk memperkecil hingga menutupi rongga-rongga yang ada lahan gambut dalam tempo tertentu. Cairan tersebut membuat lahan gambut tidak akan mudah terbakar.

Selain itu, tambahnya penggunaan Bios 44 berkembang untuk mengurai tanah tandus menjadi subur dan bisa digunakan untuk pengembangan budi daya perikanan dan penyubur tanah.

Untuk biaya produksi sendiri lebih murah dari kimia. “Karena ini kan dari bakteri, cari bakteri itu mudah, dari pupuk kompos juga bisa dan dipilih cari bakteri yang baik, dan ini organik, aman untuk digunakan,”imbuhnya.

Bila di lahan TNI berkembang dengan baik, maka ke depan pihaknya berencana akan membuat pelatihan bagi masyarakat. “Dengan adanya bukti yang baik, dan apabila masyarakat berminat dan tertarik, ke depan Kami akan memberikan pelatihan, yang penting buktinya dulu,”ungkapnya.

Danrem pun optimis Kabupaten Kuningan akan mempunyai swasembada sendiri. Setelah melakukan kunjungan kerja program ketahanan pangan, Danrem 063/SGJ bersama Dandim 0615/KNG dan Kapolres Kuningan, menuju tempat latihan tembak di Desa Datar, Kecamatan Cidahu. (dien)**

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…