MEMPERINGATI HUT Bhayangkara ke-74, Rabu, 1 Juli 2020, Polri mengusung tema “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif ”. Mari sejenak kita menelaah benarkah Polri telah maksimal dengan tugasnya.

Seperti kita ketahui pasca penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Kuningan, sendiri benarkah telah berjalan sesuai harapan?. Bagaimana peranan Polri dan timnya membantu memaksimalkan agar penyebaran virus Covid-19 ini tidak semakin meluas.

Karena kabar mengejutkan terdeteksi hasil SWAB 9 warga teridentifikasi Covid-19. Upaya apa saja yang telah dilakukan Polri guna membantu mensosialisasikan tentang penerapan New Normal pada warga. Hingga apa yang menjadi harapan kita semua yakni menciptakan Keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif mampu mendorong masyarakat untuk semakin produktif tercapai sesuai harapan Bhayangkara dan tentunya kita semua.

Terlalu banyak permasalahan yang mencuat karena kondisi tekanan dari berbagai pemberitaan yang meluas di masyarakat menimbulkan kepanikan dan tingginya angka kriminalitas yang dilakukan, tidak saja oleh pelaku baru namun juga oleh pelaku lama yang pada masa pandemi seluruh tahanan Lapas dipulangkan dengan alasan demi memperkecil perluasan penyebaran Covid-19.

Namun yang terjadi justru sebaliknya karena beberapa pelaku tindak kriminal tersebut mengalami kesulitan terutama masalah ekonomi. Hingga melakukan kembali tindak kejahatan yang sama.Belum lagi problem lain yakni meningkatnya angka pengguna narkoba dari kalangan anak-anak dan remaja hingga tokoh eksclusive yang seharusnya menjadi contoh yang baik namun justru menyeret dengan berlaku sama yakni pengguna narkoba.

Namun demikian tentunya beberapa upaya polri dalam mengayomi masyarakat juga ditunjukkan dengan salah satunya yaitu ikut membantu dalam pendistribusian bantuan saat pandemi terjadi, juga melakukan patroli rutin diseluruh titik yang ada terutama dizona-zona kritis. Terlepas dari isu tentang aktifnya beberapa anggota kepolisian disejumlah institusi seperti yang disorot Kontras (Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan).

Sebagai pengingat tentunya untuk Polri sendiri agar terhindar dari konflik kepentingan dan netralitas dalam menjalankan fungsi-fungsinya baik sebagai polisi maupun pejabat pada organisasi diluar struktur kepolisian.

Seiring bertambahnya usia kita semua berharap Kepolisian Republik Indonesia beserta jajarannya akan selalu menjadi pengayom masyarakat dan menjadi pelindung dari segala bentuk upaya kerusakan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jayalah Bhayangkara mari wujudkan harapan dengan menciptakan “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif ”. semoga.

Oleh: Vera Verawati, Kuningan, 01 Juli 2020

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…