KARTINI – Kasus pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh salah seorang THL di salah satu lembaga di Kuningan mendapat sorotan dari anggota DPRD Kuningan, Sri Laelasari.

“Kasus penyimpangan seperti ini sebenarnya banyak di Kabupaten Kuningan, miris sekali mendengarnya. Saya sangat prihatin dan  ini harus mendapat perhatian dari semua kalangan. Saya sebagai anggota dewan akan mengawal pengembangan kasus seperti ini hingga selesai,”tegas Sri.

Selain itu, Sri menambahkan untuk mengawal kasus seperti ini pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait, agar kasus seperti ini agar tidak lenyap di tengah jalan.
“Karena trauma pada anak ini, akan membekas Lama, apalagi anak-anaknya masih muda dalam tumbuh kembangnya,” tandasnya.

Ia juga meminta kepada pemerintah kabupaten dan rekannya di Komisi IV, untuk mengawal kasus tersebut hingga selesai.

“Menurut saya pelaku ini,  tidak bisa ditoleransi,  karena ini sudah penyakit, lebih – lebih dari Orang Gila. Karena ciri-ciri pelaku tidak terlihat, dia seorang karyawan biasa, dan tidak terlihat kejahatannya.  Saya serius akan mengawal kasus ini hingga tuntas, ” pungkas Sri Laelasari yang juga sebagai aktivis dari Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kuningan. (dien) **

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…