KARTINI – Bantuan Gubernur Jawa Barat yang menuai banyak kontradiktif karena hanya sebagian kecil warga Kuningan yang menerima (15.690 warga) diharapkan segera tertutupi dan teredam oleh bantuan dari Pemkab Kuningan yang direncanakan akan terealisasi sebelum Idul Fitri 1441 H ini.

“Kami sedang merumuskannya bagaimana supaya bantuan ini tersalurkan kepada warga yang belum menerima bantuan, baik dari gubernur maupun dari dana desa atau bantuan-bantuan sosial lainnya. Akibat pandemi ini, hampir semua warga terdampak, untuk itu Pemerintah Kuningan menginginkan supaya benar-benar tersalurkan dan tidak tumpang tindih,” ujar Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Yosep Yanuar, S.Sos., kepada kartinikuningan.net.

Rencananya bantuan dari Pemkab Kuningan tersebut senilai Rp.200ribu berbentuk paket sembako dan dialokasikan bagi kurang lebih 25ribu penduduk Kuningan, atau total anggarannya sebesar Rp 5 milyar dari APBD Kuningan 2020 yang dialihkan khusus untuk penanganan Covid-19. Pihaknya juga akan berusaha untuk hati-hati dalam mendistribusikan bantuan tersebut, termasuk dalam pendataan penduduknya.

Berbicara sarana distribusi bantuan, Yosep mengatakan, jika sarana tersebut pun masih dirumuskan, dan pemerintah tidak ingin adanya kesalahpahaman lagi dari masyarakat terkait dengan pendistribusian. “Kita masih punya banyak tenaga (sarana-red), seperti bisa melalui desa langsung dibantu Tagana, Karang Taruna, PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) atau PKH,” katanya.

Sementara itu, bantuan dari Gubernur Jawa Barat yang sudah terdistribusikan sebanyak 10.500 warga dari 15.690 yang berhak, adalah menurut data tahun 2015, maka wajar jika penerima bantuan yang sudah meniggal dan mampu.

“Itu provinsi yang ngambil langsung datanya. Kalau yang meninggal dikasihkan ke ahli warisnya. Maka untuk bantuan Pemkab Kuningan, Kita sedang hati-hati dalam pendataannya,” tambah Yosep. (kh) ***

Facebook Comments

Check Also

Yuk Kenali Manfaat Buah Dari Warnanya

KARTINI – Dalam Pedoman Gizi Seimbang (PGS) yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehat…