KARTINI – Ramadhan 1441 H diharapkan tetap menjadi berkah untuk terus berbagi bagi masyarakat terdampak Covid-19, dan masyarakat pun jujur dan tetap sadar diri mematuhi anjuran pemerintah agar tetap diam ‘di rumah saja’ karena yang terjangkit virus di Kuningan terus bertambah.

Demikian dikatakan Ketua Lembaga Koordinasi Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Siti Rahmatika Acep Purnama, yang juga Ketua TP PKK Kuningan, saat membagikan telur kepada masyarakat di beberapa daerah, seperti Subang, Selajambe dan beberapa juru parkir dan ojek online di Cipasung dan sepanjang Jalan Siliwangi.

“Terima Kasih Ibu. Semoga ibu dan juga pak bupati diberikan kesehatan. Dan semoga wabah ini segera berakhir, sehingga kami bisa kembali menafkahi keluarga dengan normal seperti sebelum adanya wabah ini,” ujar salah seorang juru parkir.

Ika menyadari jka bantuan tersebut tidak seberapa, tapi minimal bisa meringankan beban masyarakat dalam menanggung beban hidup dan keluarganya, karena pendapatan mereka menurun drastis. Ia berharap melalui ibadah puasa di Bulan Ramadhan menjadikan keberkahan, dan segera bisa mengakihiri wabah.

“Untuk itu Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan, supaya senantiasa mentaati himbauan dari Pemerintah, dengan cara tidak bepergian dan jika tidak terlalu penting untuk tetap diam di rumah. Ayo kita terapkan pola hidup bersih dan selalu menggunakan masker, supaya corona ini segera hilang,” pinta Ika.

Ia juga meminta kepada masyarakat terutama pemudik supaya jujur kepada aparat desa/kelurahan, juga kepada petugas medis untuk mengatakan kondisi sebenarnya, jangan disembunyikan. “Virus ini bukan aib, jika memang sayang kepada diri dan keluarga, tolong lapor kepada aparat terdekat, dan jika ada keluhan sakit segera datang ke petugas medis dan lakukan karantina diri secara mandiri dan jujur kepada diri sendiri,” imbuhnya yang juga dikatakan kepada http://kartinikuningan.net belum lama ini. (kh) ***

Facebook Comments

Check Also

Yuk Kenali Manfaat Buah Dari Warnanya

KARTINI – Dalam Pedoman Gizi Seimbang (PGS) yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehat…