KARTINI – Anjuran untuk tidak melakukan perkumpulan (sosial distancing) saat pendemi Covid-19 nampaknya tidak diindahkan oleh para remaja yang suka ‘gonjes’ dan ‘ngipe’, sehingga aksi perkumpulan belasan remaja di sebuah tempat pun dicurigai warga dan petugas aparat TNI.

Diantara para remaja yang tertangkap tersebut, ada diantaranya anak dibawah umur dan perempuan yang nampak sedang hamil, dan itu menjadi perhatian khusus bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKB&P3A Kabupaten Kuningan.

“Kami akan terus pantau dan menunggu assesment dulu oleh Pihak Polres, baru Kita akan mengambil langkah yang lebih tepat atas kasus ini. Sementara ini, Kami dari PPPA berencana untuk melakukan pendataan by name by addres anak-anak yang dipulangkan tersebut,” ujar Ani Saptarini, SH., M.Si., kepada kartinikuningan.net.

Setelah dilakukan pendataan, bidang PPPA akan melakukan kunjungan pendekatan secara humanis kepada terduga pelaku dan keluarganya. Dari situ, pihaknya akan melakukan edukasi seputar bahaya narkoba dan lainnya oleh instansi yang berwenang, juga akan digali lebih jauh penyebab mereka melakukan pesta narkoba tersebut.  

Dikatakan Ani, sesuai arahan Ketua P2TP2A Kuningan, Hj. Ika Siti Rahmatika SE.,bahwa sebagai pemerhati perempuan dan anak, harus bisa saling bekerjasama untuk menguatkan ketahanan keluarga di Kuningan, dikarenakan semua permasalahan masyarakat rata-rata bermuara dari keluarga.

“Menurut Bunda Ika, keluarga adalah pondasi awal dari kualitas seorang warga atau anak, terutama perempuan. Seorang perempuan harus bisa membangun kapasitas diri sebagai ibu dan isteri, terlebih ketika mempunyai remaja putri. Bagaimana mendidik anak, melayani suami, menjaga lingkungan, hidup bersih dan sehat, menghormati orangtua, termasuk membuat keputusan terbaik bagi diri dan keluarga,” katanya.

Seperti diketahui, pesta narkoba terjadi di Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Kuningan, pada Rabu malam (15/4/2020) sekitar pukul 23.00 wib, warga sekitar merasa terganggu dan mencurigai perkumpulan remaja, sehingga dilaporkan lah mereka, dan ternyata saat digerebek Karang Taruna bersama TNI (Koramil 1512 Lebakwangi), mereka sedang pesta obat-obatan.

Untuk menghindari amukan massa, Babinsa bersama Babinkamtibmas Polsek Lebakwangi menghubungi Polsek dan Koramil Lebakwangi, sehingga mereka pun diseret ke Mapolres Kuningan. Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik berterimakasih terhadap TNI, Polri dan warga yang tengah mengamankan kawasan tertib sosial, dan berhasil menggelandang mereka. Semua tindak pidana narkoba akan diproses, bahkan akan terus diselidiki hingga bandarnya. (kh) **

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…