KARTINI – Ditengah wabah Covid-19, Hari Paskah di Kabupaten Kuningan tetap dimaknai, meskipun lebih banyak perayaan dan ritualisasinya di rumah dengan makanan Paskah spesial untuk keluarga.


Seperti yang diutarakan Istri Dandim 0615 Kuningan, Nyonya Vina Karter Joye Lumi, Perayaan Hari Paskah ditengah wabah Covid-19 adalah Hari Paskah pertamanya di Kabupaten Kuningan sejak ia ikut suami pindah tugas ke “Kota Kuda” pada November 2019.


“Walaupun di rumah saja, tapi tetap tidak mengurangi kekusyuan kepada Tuhan. Saya bersama suami dan anak-anak merefleksi di Hari Paskah ini untuk keselamatan warga Kuningan, khususnya dari wabah Corona. Mudah-mudahan pandemi ini segera sirna,  semua umat dan warga lainnya kembali beraktifitas normal seperti biasanya,” harap Nyonya Vina Karter saat diwawancara kartinikiningan.net, di kediaman dinasnya, Sabtu (11/4/2020).


Ia juga mengajak kepada masyarakat untuk ikut berusaha melawan dan menolak virus, yakni dengan mematuhi segala peraturan, ajakan maupun himbauan dari pemerintah, terutama ajakan #Cicingdiimah. Karena dengan ajakan sederhana itu bisa menjadi solusi perlawanan. ” Dan jadikanlah momen di rumah saja ini untuk meningkatkan keakraban dan keharmonisan antara ibu dan anak juga suami, kita ambil saja hikmahnya,” pintanya.


Isteri Dandim yang masih berusia sangat muda ini tetap menyajikan menu makan spesial Hari Paskah untuk suami tercinta dan keluarganya, yaitu ‘telur paskah’ ditambah ayam dan menu kesukaan keluarga lainnya. Tentu ada perbedaan yg menonjol dengan perayaan Hari Paskah tahun lalu. Sekarang umat kristiani tidak merayakannya dengan berkumpul dan ibadah di gereja, tapi cukup di rumah saja. (kh) ***

Facebook Comments

Check Also

80 Persen Kematian Akibat Serangan Jantung Ternyata Dapat Dihindari

KARTINI –  Jantung merupakan salah satu organ yang harus dijaga kesehatannya, a…