Dunia transportasi itu seharusnya seperti dunia wisata yang perlu dipoles secara apik dan menarik, sehingga masyarakat betah, nyaman dan ketagihan sehingga ingin terus menggunakan transportasi tersebut.

“Kalau ingin menarik perhatian, ya harus seperti itu. Transportasi itu pelayanan, jadi ya harus dibikin semenarik mungkin. Saya andaikan dunia trasportasi itu seperti dunia perhotelan, ramah ke tamu (masyarakat), bikin yang semenarik mungkin, ya kalau bisa cari mojang nu gareulis untuk penariknya,” papar Kepala Dinas Perhubungan Kuningan, DR. Deni Hamdani, dalam acara Diskusi Pengusaha Angkutan Umum dalam rangka Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat, Kamis (19/12), di Lembah Ciremai Restoran.

Mampu merubah mindset harus bisa dilakukan oleh para pengusaha angkutan umum saat ini, apalagi memang kompetitor angkutan umum yaitu angkotan online. Itu adalah sebuah tantangan yang harus dijawab. Ia mencontohkan, Trans Jakarta, sopirnya dikendalikan oleh perempuan. Ya memang ketika sopir dan kondektur perempuannya didandani, masyarakat pun jadinya tertarik untuk menumpang bus tersebut.

Terlebih sekarang sudah diluncurkan mobil listrik, yang suatu saat nanti akan menjadi salah satu kendala bagi roda angkutan umum. Maka untuk membenahinya perlu kreatifitas dan inovasi dari pengusaha tersebut. Sisi tekhnis dan kelaikan mobil itu pun harus menjadi syarat utama dan diperiksa setiap berangkat.

Ketua DPC Organda Kabupaten Kuningan, H. Ade Koesmapraja, didampingi Sekretaris, Dadi Suryadi, menjelaskan, itu memang menjadi tantangan hebat pengusaha angkutan umum, dan pihaknya akan mensuport para pengusaha supaya benar-benar bisa berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada penumpang. *** (KH)

Facebook Comments

Check Also

Akibat Pandemi Covid-19, Kondisi Perekonomian Kuningan Mengalami Tekanan Hebat

KARTINI – Kondisi perekonomian di Kabupaten Kuningan akibat Pandemi Covid-19 mengala…