KARTINI – Dunia digital semakin hari semakin berkembang, hampir semua kantor melakukan restrukturisasi perkantoran dari sistim manual ke sistim digital,

Tidak ketinggalan kantor Pemerintah Desa sebagai salah satu instansi pemerintah yang berhubungan langsung dengan masyarakat juga melakukan perbaikan pelayanan, yang semula serba manual kini serba digital.

Adalah Desa Nangka kecamatan Kadugede Kuningan yang kini dipimpin oleh Sukmana, S.T selalu melakukan inovasi di bidang IT. Dimotori oleh Sekretaris Desa Nangka Dani Ariyanto Pemerintah Desa Nangka bekerja sama dengan CV. Indexindo Komunika Kuningan mengembangkan aplikasi SILAT yang merupakan kepanjangan dari Sistem Integrasi Layanan Terpadu.

“Aplikasi SILAT ini sebenarnya sudah digunakan oleh hampir 100 desa yang ada di Kabupaten Kuningan. Desa Nangka sendiri sudah menggunakan aplikasi ini sejak 3 tahun yang lalu dan Alhamdulillah sampai saat ini tidak mengalami kendala apa pun”, ungkap Dani Ariyanto.

Masih menurut Dani, bahwa aplikasi SILAT sangat sesuai dengan kebutuhan administrasi harian di desa sehingga selalu digunakan sampai saat ini,

Dalam aplikasi SILAT ada fitur Surat yang berisi Agenda Surat Digital untuk mendata setiap Surat Masuk maupun Surat Keluar bahkan lewat aplikasi SILAT kades maupun sekdes bisa mengisi disposisi surat lewat HP, demikian juga untuk surat keterangan semuanya berbasis NIK, artinya operator tinggal memasukan NIK pemohon maka form surat otomatis terisi dan langsung membentuk Surat Keterangan yang sudah disesuaikan dengan Perbup Tata Naskah Dinas,

Selain itu juga ada fitur Manajemen Kependudukan yang berfungsi untuk mengetahui perkembangan kependudukan desa baik berupa data maupun laporan berikut grafik-grafiknya

“Dan yang tidak kalah pentingnya lagi yaitu fitur Manajemen PBB untuk mempermudah kolektor PBB mengetahui perkembangan setoran uang PBB dari masing-masing pemungut”, paparnya lebih jauh.

Ketika ditanya sisi kemanfaatannya, Dani menjelaskan bahwa aplikasi SILAT sangat bermanfaat untuk Pemerintah Desa karena konsep aplikasi SILAT betul-betul sesuai dengan kebutuhan harian desa, mudah dioperasionalkan dan terbuka untuk dimodifikasi lagi menyesuaikan dengan perkembangan keadministrasian di desa.

Silat Berkarakter Friendly User

Hal tersebut karena pengembang dari aplikasi SILAT yaitu CV. Indexindo Komunika merupakan warga asli yang berdomisili di Kabupaten Kuningan sehingga mudah untuk mengkomunikasikan segala kendala yang terjadi,

“Kami selalu berdiskusi dengan pihak CV Indexindo Komunika tentang pengembangan aplikasi SILAT ini sehingga kami yakin kedepan aplikasi SILAT bisa multi fungsi memenuhi kebutuhan pekerjaan tiap-tiap seksi di desa, untuk saat ini pekerjaan Kasipem sudah tercover, pekerjaan kaur umum juga sudah tercover demikian juga administrasi kolektor PBB sudah tercover”, paparnya.

Selanjutnya Dani menyampaikan bahwa aplikasi SILAT memiliki karakter friendly user artinya mudah dioperasionalkan, tidak butuh pendidikan tinggi untuk belajar menggunakan aplikasi ini karena sudah dibikin sesederhana mungkin, selanjutnya akses cepat, dan yang terakhir maintenancenya atau perawatannya optimal sehingga meminimalisir terjadinya eror maupun loading yang lama.

“Untuk itu tak salah kiranya kalau saya pribadi yang sudah menggunakan aplikasi SILAT ini merekomendasikan kepada teman-teman desa yang lain untuk menggunakan aplikasi ini tanpa ragu lagi,” pungkas Dani. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…