KARTINI – Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Kuningan mengikuti Pelatihan Paralegal Bakornas GMDM (Garda Mencegah Daripada Mengobati), pada Senin (21/6/2021), di Aula Rumah Makan Bayem.

“Kegiatan Paralegal ini adalah suatu Gebrakan positif yang dilakukan oleh GMDM Kabupaten Kuningan, dan suatu terobosan yang baik. Melalui pelatihan ini diharapkan mahasiswa ikut berpartisipasi dalam pencegahan masuknya narkoba ke Kuningan,” papar Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kuningan, AKBP Yaya Setyanegara, SH., dalam sambutannya.

Kegiatan tersebut juga dalam rangka menghadapi Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 25 Juni. Selain paralegal, masih banyak kegiatan lainnya, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan juga di lembaga pendidikan.

30 Mahasiwa yang berasal dari Perguruan Tinggi yang berbeda itu menyaksikan materi yang disampaikan langsung oleh Dedy Nuryadi, S.E dari BNN, Flavianus Aka, SH dari Kesbangpol dan RMM Cokro Kusumo dari GMDM.

Ketiga narasumber tersebut hadir dan melatih untuk memberikan energi positif kepada para peserta. Apalagi peredaran narkotika saat ini cukup mengkhawatirkan, terlebih sejak Pandemi Covid-19, peredaran obat-obat terlarang ternyata meningkat.

Sementara itu, Wakil Bupati H.M.Ridho Suganda, yang hadir membuka acara berpesan untuk tidak pernah meremehkan Narkoba dan covid -19. Keduanya adalah musuh bersama yang harus diperangi.

Mahasiswa pun termasuk garda terdepan dalam ikut menekan dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat Kuningan atas bahayanya narkoba.

Begitupula terhadap covid-19, jangan menganggap remeh tapi jangan pula merasa takut.

“Tetap waspada dan melaksanakan prosedur kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi,” pintanya. (kh)**

Facebook Comments

Check Also

Yuk Kenali Manfaat Buah Dari Warnanya

KARTINI – Dalam Pedoman Gizi Seimbang (PGS) yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehat…