KARTINI – Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir di Indonesia sangat mempengaruhi kehidupan manusia dalam berbagai aspek diantaranya aspek pendidikan.

Kebijakan pemerintah untuk melakukan kegiatan pembelajaran secara jarak jauh dalam jaringan atau daring atau disebut juga online learning, memberi dampak besar perubahan terutama pada pola belajar terutama anak-anak.

Dari berbagai analisa dan keterangan yang diperoleh, beragam kendala pun dirasakan oleh anak-anak selama pembelajaran dalam jaringan diantaranya adalah sikap anak ketika belajar di rumah, fasilitas belajar internet yang tidak memadai, kejenuhan dalam proses belajar, begitupula dengan kendala jaringan serta kendala yang muncul dari orang tua dalam mendampingi anak belajar.

Sikap anak dalam proses belajar daring mengakibatkan sikap yang tidak disiplin, sulit untuk konsentrasi, malas dan lain sebagainya. Disisi lain fasilitas belajar yang tidak memadai seperti kendala jaringan pun dirasa sangat menyulitkan.

Rani (45 tahun), salah seorang ibu bertutur, membimbing anak di masa Pandemi ternyata membutuhkan kerja ekstra, apalagi sosok ibu adalah multi peran. Karena harus juga mengerjakan pekerjaan rumah, belum lagi bagi jika orang tua nya adalah pekerja.

“Kalau begini terus kami lelah. Yang lebih membuatnya sangat lelah, ketika anak tidak nurut ke orangtua, malah seperti malas-malasan jika disuruh belajar, bahkan berani melawan untuk tidak belajar. Mereka sudah tidak fokus belajar,” papar Rani.

Tidak hanya Rani, puluhan bahkan mungkin ribuan orangtua yang terdampak Pandemi ini mengeluhkan kelelahan dalam mendampingi putera puterinya dalam belajar, tetapi mereka berupaya semaksimal mungkin untuk mendampingi dan membantu proses belajar anak-anak mereka selama dirumah. (Dian)**

Facebook Comments

Check Also

80 Persen Kematian Akibat Serangan Jantung Ternyata Dapat Dihindari

KARTINI –  Jantung merupakan salah satu organ yang harus dijaga kesehatannya, a…