BERTEPATAN dengan wafatnya penyair Chairil Anwar diperingati sebagai Hari Puisi Nasional. Ini merupakan bentuk penghargaan atas keberhasilan Chairil Anwar dalam melakukan pembaharuan di bidang kesusasteraan Indonesia dengan lahirnya kesusteraan angkatan 45.

Membawa aliran baru (ekspresionisme) satu aliran seni yang menghendaki kedekatan pada sumber asal pikiran dan keinsyafan. Untuk saat ini begitu banyak bermunculan jenis puisi di Indonesia.

Seperti Sonian, Haiku, Patidusa, puisi sepuluh baris dan lain-lain. Seiring bermunculan jenisnya makin banyak pula lahir penyair-penyair baru. Dengan genre yang di usung oleh masing-masing penyair berbeda satu dengan yang lain.

Puisi merupakan salah satu bahasa ungkapan universal. Bisa menjadi media penyampai untuk menyuarakan apa saja yang seharusnya di sampaikan dan di ketahui oleh pemerintah dan halayak. Tentu dengan penuturan yang lebih deskriptif.

Tatanan kata dengan bahasa yang dihiasi diksi dan majas memperindah penyampaian. Meski ada beberapa diantaranya masih terlihat beraliran keras dengan penggunaan kata yang sangat gamblang.

Mengingat sejarah lalu dan saat ini ada satu persamaan yang bisa ditarik benang merah. Yakni dengan puisi kita bisa menyuarakan suara rakyat ketika dirasa birokrasi dan birokrat itu sendiri telah berlaku secara sewenang-wenang.

PUISI UNTUK NEGERI

Lazuardi indah terbentang
Negeri seribu dongeng
Dimana kayu dan batu bisa jadi tanaman
Dipojokan kota metrolpolis, bocah-bocah mengais sampah
Untuk menyambung suara hidupnya
Puisi untuk negeri
Suaramu diredam tangis ketimpangan sosial
Menjadi kampanye-kampanye krusial
Bagi mereka yang selalu bicara nominal

Kuningan, 28 April 2021

Selamat Hari Puisi Nasional, semoga semakin kaya khazanah sastera dengan puisi-puisi jujur yang menyuarakan suara rakyat tanpa keberpihakan. Karena setiap kata yang di tata dengan indah mampu menjadi kekuatan yang besar untuk mengubah sebuah peradaban. **

Oleh : Vera Verawati

Facebook Comments

Check Also

Yuk Kenali Manfaat Buah Dari Warnanya

KARTINI – Dalam Pedoman Gizi Seimbang (PGS) yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehat…