KARTINI – Terpuruk akibat pandemi bukan menjadi penghalang untuk bisa meneruskan impian usaha, tapi harus menjadi kuat dan terus inovatif dalam menghadapi tantangan digital.

Salah seorang yang peduli untuk membantu pengusaha kecil untuk berani bangkit adalah Ir. Oki Pitaloka. Wanita cantik dengan tinggi hampir 170 cm yang tetap terlihat cantik dan energik di usia memasuki kepala lima ini, memiliki segudang talenta.

“Sekarang kalau pengusaha kecil tidak mengenal marketing digital, ya akan ketinggalan. Paska Pandemi Covid-19 justru bangkitnya tekhnologi, semua pemasaran dilakukan secara online. Kalau kita tidak mengikuti perkembangan, ya sudah, bangkitnya akan lama,” ujar pemilik PT. Cipta Tri Utama yang beralamat di Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan itu.

Merangkul setiap pengusaha kecil dengan marketing secara digital transfaransi diharapkan akan membantu lebih luas dalam memasarkan produk UMKM. Hal itu pun bisa menjadi jembatan bagi para pengusaha kecil supaya siap bersaing di pasar bebas dan percaya diri untuk bisa bangkit dan bisa memulihkan usahanya.

Terbukti dari project yang ditanganinya mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari setiap klien. Perempuan produktif ini ternyata peduli dengan UMKM yang ada di Kuningan. Bergabung di sebuah komunitas PADI UMKM (Pasar Digital Usaha Mikro Kelas Menengah).

“Kendala tetap ditemukan, tapi kita harus berani mencari solusi dengan setiap masalah yang dihadapi, terutama bagi mereka yang memulai usaha,” kata perempuan tangguh tersebut.

Untuk memberikan semangat kepada pengusaha yang tergabung di komunitas PADI UMKM itu, ia juga memberikan contoh dari produk yang dimilikinyasejak tahun 2018.

Serundreng yang merupakan menu pavorit keluarga telah dipasarkan dengan paket cup siller yang kedap udara sehingga menjaga kualitas makanan tetap garing dan steril.

Berikan Kejutan Desain Produk

Saat ini selain serundeng, produk lain yang dipasarkan lewat bendera UMKM miliknya bertambah kentang mustofa, kentang Chitatto, serta jambal cucut sambel ijo. Semua produk tersebut dibuat dalam paket cup siller.

“Mengedepankan kerja sebagai ibadah maka akan menghasilkan rizki yang berkah, dan itu akan terus ditanamkan tidak hanya untuk saya dan keluarga tapi akan disampaikan pula kepada pengusaha kecil lainnya,” tambah Oki menuturkan moto hidupnya.

Bersama suaminya, Oki Pitaloka terus mengembangkan berbagai upaya membantu UMKM Kuningan. Seperti halnya setiap desain yang dibuatnya akan selalu penuh dengan kejutan.

Ternyata pengusaha muda jebolan Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Pancasila ini tidak sekadar jadi pengusaha makanan saja lho Sahabat Kartini. Ia juga sebagai Konsultan Arsitek dan Interior Spesialis Konsep Pariwisata dengan ide-ide briliant yang mengagumkan.

Selain desain yang dibuatnya merupakan wujud nyata karya multi dimensial. Ilmu yang di dapatnya selama mengemban pendidikan di Fakultas Teknik Arsitektur tersebut sebenarnya bisa dikembangkan pula di Kuningan. Apalagi Kuningan memang mengimpikan sebagai daerah wisata yang bisa memberikan kontribusi terbesar untuk pendapatan daerahnya.

Mudah-mudahan Pemkab Kuningan bisa melirik arsitek konsep pariwisata ini ya, dan ikut membantu wisata Kuningan yang masih nampak tertatih-tatih. (Vera) **

Facebook Comments

Check Also

Tentang Kemarin, Hari Ini dan Esok

BERSAHABAT dengan mentari, setiap pagi kau lihat senyum nan ramah bersama hangatnya. Warna…