KARTINI – Namanya juga Waroeng Ilmu, ya pasti harus jadi tempat edukasi. Baik sebagai perpustakaan, maupun tempat sharing menimba ilmu, dan terbuka bagi siapa saja.

Seperti yang dilakukan TBM Hipaneli dan LPK Kiseki, pada Kamis (4/3), mengadakan kelas Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang, di Waroeng Ilmu, tepatnya di Perum Pesona Mutiara Kasturi No.A7 Kuningan.

Di luar dugaan, peminat yang mendaftar melebihi yang ditargetkan. “Karena masih musim Pandemi, maka kita membatasinya, dan mereka harus tetap menerapkan protokol kesehatan, kelaspun dibagi agar tidak terjadi penumpukan,” ujar Nadiawan Zovizal dari LPK Kiseki.

Salah seorang peserta, Nur Danila (45) yang juga Ketua Kampung Dongeng Kuningan mengatakan tertarik mengikuti kelas ini. Sebagai upaya penunjang untuk memperbaiki komunikasi dengan anak-anak dengan memperkaya bahasa yang dikuasainya. Untuk kedepannya akan kembali diajarkan kepada anak-anak saat mendongeng.

Selain itu kelas juga diikuti oleh pelajar dan mahasiswa. Beberapa diantaranya mahasiswa STIKKU. Kegiatan itu selain bentuk keprihatinan atas terus berkepanjangannya pembatasan kegiatan masyarakat di Kuningan. Sementara sektor pendidikan justru menjadi sistem yang vital terhadap kokohnya sebuah bangsa.

“Harapan ke depan kelas ini akan terus berjalan secara reguler. Serta bermanfaat bagi para peserta kelas. Dengan kontribusi Rp.10 K tiap peserta bisa mengikuti kelas Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris secara gratis, di kelas yang nyaman dan besih,” Pungkas Riki Irfan Perwata Santana, owner Waroeng Ilmu. (Vera)**

Facebook Comments

Check Also

Yuk Kenali Manfaat Buah Dari Warnanya

KARTINI – Dalam Pedoman Gizi Seimbang (PGS) yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehat…