KARTINI –  Selama lebih dari tiga jam, tersangka kasus penyalahgunaan
Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dicecar pertanyaan oleh Tim Jaksa Penuntut Kejaksaan Negeri Kuningan, pada Senin (1/3).

Berdasarkan pantauan, pemeriksaan dimulai sekira pukul 10.00 wib, dan selesai pada pukul 13.25 wib. Dalam pemeriksaan itu, tersangka selalu mengelak dan tidak mengaku jika dirinya menikmati uang DSP dan BOS tersebut. Pengelakan itu selalu dilontarkan sejak pemeriksaan di Polres hingga pemeriksaan kemarin di Kejaksaan.

“Yang bersangkutan mengaku tidak pernah mengambil dana BOS tersebut, dan minta mengajukan penangguhan, tapi masih kita pikirkan dulu,” ujar Kasi Pidsus, Ardhy Haryoputranto, kepada media.

Sejak kemarin, tersangka MR resmi menjadi tahanan kejaksaan, dan dengan pangawalan petugas yang ketat, tersangka dititipkan selama 20 hari di tahanan Polres. Diijadwalkan, pada Kamis (4/3), semua berkas dan surat penahanan akan dilimpahkan ke Tipikor Bandung.

Seperti diberitakan sebelumnya, MR (57), Kepala SMKN 1 Luragung Kuningan
menjadi tersangka penyalahgunaan Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) tahun ajaran 2014/2015 dan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Modus tersangka dalam melakukan tindakan korupsi yakni dengan cara melakukan pemotongan anggaran sebesar 15 % dari setiap kegiatan sekolah dan melakukan penyisihan anggaran sarana dan prasarana yang bersumber dari Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) SMKN 1 Luragung tahun ajaran 2014/2015. Kemudian tersangka menggunakan dana tersebut untuk kepentingan pribadi, diantaranya tambahan gaji/penghasilan kepala sekolah setiap bulannya dan juga untuk pembayaran cicilan mobil pribadi Kepala Sekolah”, ujar Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, melalui, Kasat Reskrim AKP Danu Raditya Atmaja, saat pres releas, beberapa waktu lalu.

Berdasarkan laporan hasil perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh auditor Inspektorat Kab. Kuningan, perbuatan tersangka telah merugikan keuangan negara sebesar Rp. 290.429.226,- (Dua ratus sembilan puluh juta empat ratus dua puluh sembilan ribu dua ratus dua puluh enam rupiah). (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Anies Pulang Kampung, Setelah Itu Bawa Kuningan ke Jakarta

KARTINI – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan membantu Kabupaten Kunin…