KARTINI – Setiap datang ke rumah nenek, hal pertama yang aku tuju adalah lemari makanan. Sebuah lemari kaca dari kayu jati yang nenek siapkan untuk menyimpan semua cemilan buatan tangannya.

Satu yang menjadi favorit bahkan hingga sekarang adalah Rempeyek. Cemilan berbahan dasar tepung beras ini begitu melegenda. Nenek sudah tiada, Ema juga sudah meninggal. Giliran aku meneruskan tradisi ini.

Rempeyek ini biasa dibuat untuk cemilan harian atau dibuat untuk acara-acara. Seperti pernikahan atau sunatan atau acara-acara lainnya. Juga enak dinikmati saat bercengkrama bersama keluarga.

Momen yang paling khas, rempeyek ini akan menjadi terfavorit saat lebaran. Dan selalu menjadi oleh-oleh yang paling diburu. Karena rasanya yang gurih dan garing. Enak jika ditambahkan di atas mi atau karedok. Atau bisa melengkapi hidangan utama seperti halnya kerupuk.

Seiring waktu. Rempeyek bisa ditemukan dalam berbagai isi. Rebon, kacang hijau, dan kacang tanah. Untuk menikmati rempeyek saat ini tak sulit. Karena sudah banyak dijual di toko oleh-oleh dan super market. Proses pembuatannya juga tak seribet jaman nenek yang serba manual.

Untuk menikmati setoples rempeyek itu butuh perjuangan. Dari mulai beras yang harus direndam semalaman. Besoknya baru bisa diolah. Dengan mencuci bersih beras yang sudah direndam semalaman dan dikasih sedikit kapur sirih.

Setelah itu beras ditiriskan sampai benar-benar kering. Kemudian beras ditutu menggunakan lesung. Setelah itu disaring hingga beras semua menjadi tepung. Baru memasuki tahapan berikutnya. Untuk lebih jelasnya resep dibawah ini bisa di coba.

Bahan :

Tepung beras putih
Santan kelapa
Kacang tanah diiris
Bawang putih dihaluskan
Kemiri dihaluskan
Bawang merah iris halus
Garam secukupnya.
1 liter minyak untuk menggoreng

Cara membuat :

Aduk semua bahan, terakhir masukan kacang tanah. Kemudian goreng hingga kecoklatan. Bisa menggunakan cetakan atau cukup di tebarkan ditepian wajan menggunakan sendok sayur. Jika suka bisa ditambahkan irisan daun kunyit atau daun jeruk.

Siapa yang menolak dengan cemilan kriuk yang melegenda ini. Karena rempeyek ini disukai semua golongan. Dari anak-anak hingga tua. Selain itu rempeyek bisa menjadi makanan pemersatu. Gak percaya ? yuk buktikan sendiri kerenyahan yang menyatukan semua hati dalam setoples rempeyek kacang tanah. (Vera)***

Facebook Comments

Check Also

80 Persen Kematian Akibat Serangan Jantung Ternyata Dapat Dihindari

KARTINI –  Jantung merupakan salah satu organ yang harus dijaga kesehatannya, a…