KARTINI – Berawal dari hobi minum kopi, pada awal tahun 2020 owner Kokoffie (Aang&Koko) merintis UKM yang bergerak dalam bidang pengolahan dan roastery kopi. Bermodal mesin roaster hasil karya sendiri, Kokoffie mulai mempelajari karakter berbagai macam Kopi Nusantara dan metode roasting kopi yang sesuai dengan karakter kopi tersebut.

Aang Nugraha Romdhona, salah satu ownernya saat diwawancara di lokasi usahanya di Jalan Abah Madkur, Lingk. Subur, RT.009, RW.003, Kelurahan Windusengkahan Kecamatan Kuningan (08/02/2021) menjelaskan, Kokoffie membawa tagline “Ragam Kopi Nusantara”.

Tagline ini berawal dari keingininan owner untuk memperkenalkan dan memupuk kebanggaan kepada masyarakat bahwa Indonesia itu kaya dengan sumber daya alam, salah satunya kopi.

“Tagline ini diangkat ditengah minimnya ragam kopi nusantara yang disajikan di kedai-kedai, namun lebih dari itu, lewat tagline ragam kopi nusantara, Kokoffie ingin mengangkat kopi asli Kuningan sehingga lebih banyak dikenal oleh masyarakat luas yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kuningan,” Jelas Aang.

Menurut lelaki yang bekerja sebagai pegawai di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jakarta ini, produk-produk unggulan Kokoffie diantaranya inovasi kopi yang sudah dihasilkan diantaranya Arabica Wine, Robusta Wine, Fruity Coffee Decaf (kopi rendah kafein rasa buah), Brownies Kopi, Ragam Kopi Nusantara.

”Visi kami adalah menjadi UKM unggul di bidang pengolahan kopi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, adapun misi Kokoffie adalah  “Menjadi Kuningan Center for Coffee Innovation dalam rangka meningkatkan daya saing kopi lokal di tingkat Nasional,” lanjutnya.

Dengan misi ini, menurutnya Kokoffie bertekad untuk menjadi pusat inovasi kopi Kab. Kuningan sehingga kopi Kuningan mempunyai daya saing paling tidak di level Nasional.

Ditambahkannya, untuk menjalankan visi misi di atas, Kokoffie menerapkan beberapa strategi, diantaranya dengan mengembangkan teknologi pasca panen Kopi. Teknologi yang telah dikembangkan oleh Kokoffie diantaranya teknologi pengolahan biji kopi dan teknologi roastery.

“Tim ahli Kokoffie telah berhasil mengembangkan mesin sangrai kopi skala UKM yang digunakan di tempat Kokoffie, kami juga akan menciptakan Kopi Rakyat Menjadi Kopi Ningrat,”akunya.

Selain mengembangkan teknologi Pasca panen Kopi, Aang akan menjadikan tempat usahanya ini sebagai pusat inovasi kopi untuk memberikan edukasi dan bimbingan akademik. Kokoffie membuka kesempatan berbagai pihak untuk bekerjasama dalam edukasi maupun bimbingan akademik terkait pengolahan kopi. (yatna)**

Facebook Comments

Check Also

Akibat Pandemi Covid-19, Kondisi Perekonomian Kuningan Mengalami Tekanan Hebat

KARTINI – Kondisi perekonomian di Kabupaten Kuningan akibat Pandemi Covid-19 mengala…