KARTINI – Sejumlah pejabat yang disebut-sebut berpeluang menduduki kursi Ketua Korpri, satu persatu menyatakan ketidaksiapannya.

Salah satunya dilontarkan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kuningan, DR.Deni Hamdani, ia menyatakan tidak akan ikut mencalonkan dan ia akan fokus pada tugas pokonya sebagai Asda.

“Saya sendiri merasa kaget, ko nama saya disebut-sebut. Saya tidak akan mencalonkan, saya mau fokus pada tugas pokok saya saja,” ujar Asda Deni, saat dikonfirmasi http://kartinikuningan.net, Selasa (5/12/021).

Sedangkan nama lain yang disebut, yaitu DR.Toto Toharudin ketika dimintai komentarnya terkait kesiapan untuk ikut bursa Ketua Korpri, Toha belum menjawab secara tegas siap atau tidaknya. “Sebentar ya, Saya lagi Rakornis dulu,” ujarnya singkat.

Hingga berjam-jam ditunggu, Toha tidak menjawab lagi pertanyaan kesiapannya. Bisa jadi, Toha memang menginginkan untuk kursi Ketua organisasi ASN tersebut.

Jika tidak ada yang siap, maka Sekda DR.H.Dian Rahmat Yanuar masih berpeluang meneruskan posisi ketua untuk ketiga kalinya. Bisa jadi, Pemilihan Ketua yang rencananya akan digelar pada 7 Januari tersebut, dihelat secara aklamasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada beberapa calon yang disebut-sebut untuk kedudukan Ketua Korpri Kuningan Periode 2020-2025, yakni DR.Toharudin Kadisporapar, DR.Deni Hamdani Asisten Ekonomi dan Pembangunan dan DR.Asep Taufikurohman Kepala BPKAD.

Yang harus dihindari dalam proses pemilihan Ketua Korpri nanti, yakni adanya interfensi dari pihak lain serta adanya budaya “restu” dari Pimpinan tertinggi lembaga Eksekutif. Karena sosok Ketua Korpri harus yang mampu diterima oleh semua ASN, dan bisa membawa organisasi terbesar itu lebih maju dan berkembang. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…