KARTINI – Pengawalan SE Bupati terkait penutupan tempat wisata di Tahun Baru 2021 ternyata tidak berhasil dan tidak digubris masyarakat.

Berdasarkan pantauan, warga justru melakukan ‘balas dendam’ ke tempat wisata di hari berikutnya, yaitu hari Sabtu dan Minggu (2 dan 3 Januari 2021). Sejumlah tempat wisata ramai dikunjungi wisatawan, dan mereka pun seolah tidak peduli terhadap larangan berkerumun.

Pos-pos yang didirikan untuk memantau pelarangan kerumunan seolah tidak berguna. Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 1 Januari 2021 pun tidak ada personel keamanan yang menindak tegas warga yang berniat ke tempat wisata.

“Sejak Jumat hingga hari ini, banyak warga yang berkunjung kesini. Malah Kami juga bingung, katanya dilarang, tapi tidak ada tindakan tegas pelarangan. Biasa-biasa saja, hanya dibatasi jam nya saja, sampai pukul 17.00 wib. Setelah jam itu harus tutup,” papar Wati, salah seorang pengelola tempat wisata Linggajati.

Padahal sebelumnya, Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafrie Dandel Malik, dengan tegasnya mengatakan akan mengawal Surat Edaran Bupati Kuningan dan menutup tempat-tempat wisata.

“Kami tidak menunggu meledak. Sesuai Surat Edaran Bupati dan kesepakatan gugus tugas, Saya dan Pak Dandim, tempat wisata per tanggal 31 Desember, akan kami tutup. Jadi tidak boleh ada kunjungan,” tandas Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri Dandel Malik, selepas releas akhir tahun 2020, Rabu (30/12/2020), di Mapolres setempat.

Ternyata hanya isapan jempol dan sebagian besar tempat wisata di Kuningan tetap buka dan dikunjungi banyak wisatawan. Diharapkan selepas pergantian tahun baru tidak ada penambahan klaster dan warga yang terkonfirmasi Covid-19. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…