KARTINI – 32 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Kuningan kini memiliki Bunda Literasi sehingga diharapkan bisa terus menumbuhkembangkan minat baca masyarakat Kuningan.

“Melalui Gebyar Kunjungan Perpustakaan Tahun 2020, dan pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan diharapkan dapat meningkatkan gairah, budaya dan dan minat anak-anak, generasi muda serta seluruh komponen masyarakat khususnya di Kabupaten Kuningan,” ujar Bunda Literasi Kabupaten, Hj.Ika Acep Purnama, dalam sambutan Gebyar Kunjungan Perpustakaan 2020, Selasa (29/12/2020), di Teras Baca Perpustakaan Kuningan.

Gebyar tersebut merupakan momen yang sangat strategis untuk mendukung minat masyarakat dalam mengunjungi perpustakaan untuk membaca. Hal tersebut dikarenakan membaca juga meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri.

Dengan membaca, seseorang bisa membuka diri terhadap ide dan informasi baru. Sehingga dengan bertambahnya pengetahuan, akan semakin membangun kepercayaan diri seseorang. Dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi, maka anak-anak dapat mengembangkan inovasi, kemampuan dan bakat yang dimiliki dengan lebih optimal. Sehingga dengan mengunjungi perpustakaan dan banyak membaca, dapat meningkatkan semarak literasi dan mewujudkan inovasi perpustakaan yang lebih maju.

“Saya berpesan dan mengajak kepada seluruh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Se-Kabupaten Kuningan yang baru saja dilantik menjadi Bunda Literasi Kecamatan harus ada kerjasama yang bagus antara Bunda Literasi dengan SKPD dan Muspika guna meningkatnya Literasi di Kabupaten Kuningan,”pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kuningan, Indra Purwantoro, melalui Kasi Layanan Perpustakaan, Aep Saefulloh, menjelaskan, untuk minat baca idealnya harus terus meningkat, dan pihaknya terus melakukan upaya kearah tersebut.

Salah satu upayanya yakni dengan adanya wisata baca, yaitu mau mengajak keluarga datang dan membaca di perpustakaan. Lalu, memberikan warna terbaru pada jenis-jenis buku yang disajikan. “Kendari tidak banyak, tapi Kami juga terus berusaha menambah buku,” katanya.

Sedangkan cara supaya literasi bisa digaungkan dan dirasakan manfaatnya, pihaknya dalam menutup tahun 2020 dengan beberapa perlombaan, diantaranya, ada perpustakaan desa/Kelurahan, lomba keluarga literasi, lomba duta baca anak dan dewasa, dan lomba bercerita untuk anak SD/MI. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Naiklah Tinggi Tanpa Menjatuhkan…….

“Naiklah tinggi tanpa menjatuhkan teman mu, bahagialah tanpa menyakiti teman mu̶…