KARTINI – Baru satu bulan simulasi Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Muka dilakukan, kini Pemkab Kuningan akan menghentikannya karena kasus Covid-19 mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Uca Somantri, SE., menjelaskan, menindak lanjuti hasil evaluasi Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kuningan, bahwa telah terjadi peningkatan penyebaran copid-19.

Maka simulasi pembelajaran tatap muka yang sudah berlangsung sekira tiga sampai empat minggu dihentikan mulai Senin (30 November) hingga waktu yang belum ditentukan.

“Hal ini mengingat kasus covid-19 di Kuningan terus mengalami kenaikan, dan kasus ini ditemukan pula di beberapa sekolah. Maka dengan berat hati, simulasi pembelajaran tatap muka dihentikan lagi,” jelas Uca.

Pembelajaran dikembalikan seperti awal pandemi, yaitu dengan metode Belajar dari rumah (BDR)/PJJ/daring. Pelaksanaan penilaian akhir semestes (PAS) pun dilaksanakan dengan sistem daring.

Atas hal tersebut, ia meminta kepada orangtua untuk turut memantau pembelajaran anak-anaknya di rumah, dan memantau kebersihan diri, lingkungan dan keluarga. Menjaga imunitas tubuh sangat diperlukan, terlebih saat kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

KKI Neduci Cetak Kader Penulis Handal

KARTINI – Banyak cara untuk mengembangkan minat baca dan menulis, salah satunya gebr…