KARTINI – Sejumlah warga binaan Lapas Kelas II A Kuningan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi yang kedepannya diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan.

Kepala Lapas Kelas II A Kuningan, Gumilar Budirahayu memaparkan, salah satu fungsi Lapas yaitu melakukan pembinaan kepada warga binaan. Untuk itu pihaknya mengajukan permohonan kepada Dinas Tenaga kerja UPTD BLK untuk melatih warga binaan. Pelatihan yang diberikan yaitu dibidang keterampilan menjahit.

“Saya berharap melalui pelatihan ini, para warga binaan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitasnya baik sebagai tenaga kerja maupun menjadi manusia yang mandiri, dan mampu bersaing dengan masyarakat,” ujar Kalapas Gumelar.

Pelatihan tersebut berlangsung di ruang Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA, dengan waktu pembelajaran selama 120 jam atau sejak 17 November hingga 3 Desember, dengan metode pelatihan pendekatan kompetensi (ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktek).

Sementara itu, Kepala Balai Latihan Kerja Kabupaten Kuningan, Agus Sustiawan, menjelaskan, bahwa pelatihan menjahit
awalnya akan dilaksanakan bulan April 2020. Dikarenakan pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah baru dapat merealisasikannya saat ini.

“Baru bisa dilaksanakan sekarang, tapi tidak mengurangi semangat kami untuk terus memberikan latihan keterampilan, dan diharapkan mereka bisa benar-benar memanfaatkan ilmu ini menjadi warga yang mandiri dan bisa bersaing dengan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu diserahkan pula secara simbolis peralatan pelatihan dari UPTD BLK Dinas Tenaga Kerja kepada peserta. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Tim Gabungan Sisir Tempat Wisata, dan Lakukan Tes Swab Antigen

KARTINI – Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Kuningan ternyat…