KARTINI – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kuningan akhirnya mengeluarkan rekomendasi untuk memberhentikan Nuzul Rachdy dari Ketua DPRD.

“Dari hasil sidang yang kami ikuti, BK mengeluarkan surat rekomendasi kepada pimpinan untuk mengambil keputusan pemberhentian Nuzul Rachdy dari alat kelengkapan dewan sebagai Ketua DPRD Kuningan,” ujar Ketua LBH NU, Abdul Jabbar, SHi., kepada wartawan, selepas mengikuti sidang putusan kode etik Ketua DPRD, Senin (2/11/2020).

Ia juga sangat kecewa dengan ketidakhadiran Nuzul Rachdy dalam sidang tersebut. BK sendiri menunggu Nuzul dari pukul 09.00 wib hingga pukul 12.30, namun ketua DPRD itu tidak juga hadir.

Akhirnya BK melanjutkan sidang pembacaan putusan hasil kerja BK terhadap pelanggaran kode etik ‘diksi limbah’ tersebut. Sidang dihadiri seluruh anggota BK dan pihak pengadu.

“Ketidakhadiran Nuzul menunjukan ketidakgentlan (ketidakberanian-red) dia dalam menghadapi sidang. Undangan resmi jangan jadi alasan, karena sudah terjadwal kan, dulu dia pernah menyatakan siap untuk hadir pada sidang putusan kode etik tanggal 2 Nopember,” tandasnya.

Selepas menggelar sidang putusan kode etik, BK langsung menggelar rapat pimpinan untuk menentukan waktu peripurna itu sendiri. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Kampung Dongeng Gelar Festival Hari Dongeng Nasional

KARTINI – Kebijakan untuk melonggarkan kegiatan di masyarakat, termasuk di lembaga p…