KARTINI – Osteoporosis adalah kondisi menurunnya massa tulang akibat ketidakmampuan tubuh dalam pembentukan mineral dalam tulang sehingga membuat tulang lemah dan rapuh.

Menurut data terakhir dari World Healt organization ( WHO ) atau Organisasi Kesehatan Dunia, penderita osteoporosis saat ini mencapai 200 juta orang, dan angka tersebut diperkirakan akan meningkat 2x lipat ditahun 2050.

Hari osteoporosis sedunia sebagai upaya dari kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya osteoporosis yang seringkali disepelekan. Silent desease yang menjadi dasar banyak tidak diketahui bahkan tidak menyadari telah mengalami osteoporosis.

Beberapa faktor akan berpengaruh cepat atau lambatnya seseorang terkena osteoporosis, termasuk kondisi medis, pilihan gaya hidup, umur, dan ras. Faktor-faktor tersebut diantaranya :

a.       Jenis kelamin, berdasarkan beberapa penelitian wanita lebih rentan terkena osteoporosis dari pria.

b.      Umur, seiring umur bertambah akan membuat fungsi tulang melemah jika tanpa dibarengi keseimbangan pola makan dan gaya hidup sehat.

c.       Ras ( kebangsaan), lebih beresiko bagi yang bekulit putih atau keturunan asia

d.      Riwayat kesehatan keluarga, osteoporosis akan diderita oleh mereka yang dikeluarga diatasnya mengalami osteoporosis juga.

e.       Ukurran kerangka tubuh,  orang yang memiliki rangka tubuh kecil akan lebih beresiko terkena osteoporosis karena massa tulang yang dihasilkan lebih sedikit.

f.       Menurunnya hormon seksualitas, ternyata menurunnya kadar hormon seksual seseorang juga berpengaruh menurunkan kadar estrogen yang membuat melemahnya fungsi tulang. Berakhirnya masa subur atau manopouse merupakan pengaruh terkuat menurunya fungsi tulang.

Adapun definisi osteoporosis dibagi menjadi 3 macam yaitu osteoporosis primer yang terbagi menjadi 2 yaitu osteoporosis primer tipe 1 dan osteoporosis primer tipe 2, osteoporosis sekunder, dan osteoporosis idiopatik. Untuk mencegah osteoporosis dini bisa mengantisipasinya dengan mengkonsumsi makanan kaya kalsium, seperti susu, keju, yogurth, serta sayuran berdaun hijau juga ditambah hati sapi dan lain-lain.

Imbangi juga dengan rutin olah raga dan tetap menjalankan pola hidup sehat dengan cukup tidur dan minum air putih 8 gelas perhari. Rutinkan terkena matahari setiap pagi, karena tanpa banyak yang tahu matahari pagi sangat baik untuk perkembangan dan ketahanan tulang.  Mari antisipasi osteoporosis dengan disiplin pada diri sendiri untuk menjaga pola hidup sehat, makan yang bergizi serta rutin olah raga. (Vera/berbagai sumber)***

Facebook Comments

Check Also

Putri Dongeng di Pondok Pinus

KARTINI– Negeri dongeng dan kastil serta putri yang cantik. Seperti tidak mungkin. T…