Yang tertawa dikeremangan beraroma cinta sesama

Yang terkekeh diemperan gelap dengan bong berserak

Yang terbahak dimeriah pesta para pendusta angka negara

Yang menjilati sepatu berkilau berdasi posisi

Yang berkalung mandat pada pengadilan suara

Yang berjibaku transaksi ginjal dan hati pada mayat-mayat tak beralibi

Sesaat mereka  berjaya sebagai pendosa.**

Oleh : Vera Verawati (Kuningan, 031020)

Facebook Comments

Check Also

Bersama Hujan Yang Selalu Datang Dipenghujung Sore

KUPANDANG dedaunan di dahan tinggi menjulang, hijau cerah daun hendak berbuah, putik mulai…