KARTINI – Penanganan kotoran hewan (kohe) dianggap ‘lari di tempat’, padahal seharusnya melibatkan semua elemen dari hulu sampai hilir sesuai perannya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan, Wawan Setiawan, S.Hut., MT.,memaparkan, masalah kohe tersebut unik. Ramai diperbincangkan ketika sudah mencemari lingkungan, misalnya ada di sungai atau selokan yang mengganggu masyarakat. Tidak ada perdebatan saat Kohe masih ada di kandang atau seputar kandang. Padahal permasalahan subsantialnya ada di kandang, dan ituz menurut Wawan, harus diperhatikan lebih serius.

“Kami perlu meluruskan permasalahan Kohe ini. Kohe yang sudah mencemari lingkungan seperti sungai atau selokan ranah Dinas Lingkungan Hidup. Sedangkan pengelolaan Kohe di kandang itu bukan ranah LH tapi Dinas Perikanan dan Peternakan. Kami tidak bisa overlaping dengan dinas lain,” ungkap Wawan.

Ia mencontohkan, peternak akan membuat peternakan sapi. Maka harus menyiapkan kandang, membuat penyimpanan Kohe dan menyediakan instalasi pengelolaan air limbah (ipal). Itu persyaratan yang harus ditempuh oleh peternak.

“Lalu, pertanyaannya siapa yang mengatur itu semua? Regulasinya ada di dinas lain. Sementara LH sebatas membantu dan mendorong supaya peternak melakukan pengelolaan limbah, “ sambungnya.

Justru yang terjadi sekarang ini, LH sudah melakukan upaya-upaya jangka pendek untuk mengatasi pencemaran di sungai dan selokan dengan cara mengangkat Kohe serta menurap sungai. Tujuannya membendung aliran Kohe ke hilir. Itu langkah instan, karena tanggung jawab pembinaan ada di kandang.

Pengangkutan Kohe dari sungai tidak hanya dilakukan di Kelurahan Cipari saja. Tapi sudah masuk ke Cigeureung Kelurahan Cigugur, Desa Gunung Keling dan Cisantana. Kendati beragam persoalannya namun tetap melakukan pembinaan agar pembuangan tidak ke sungai.

“Maksud saya, kita harus bersinergi dalam menyelesaian Kohe baik jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. Tidak bisa dilakukan hanya oleh LH saja atau Camat saja. Tapi setiap elemen berkaitan dengan Kohe harus kompak, bersama-sama turun ke lapangan dan melakukan perannya masing-masing,” terangnya. (kh)***

Facebook Comments

Check Also

Bersama Hujan Yang Selalu Datang Dipenghujung Sore

KUPANDANG dedaunan di dahan tinggi menjulang, hijau cerah daun hendak berbuah, putik mulai…