ASN Kuningan Dominasi Penyalahguna Narkotika

Jajanan Sehat Saat Belajar Di Rumah
September 22, 2020
Polres Kuningan Bangun Rumah Khusus Polisi
September 23, 2020

ASN Kuningan Dominasi Penyalahguna Narkotika

KARTINI – Penyalahguna narkotika di Kabupaten Kuningan kondisinya semakin memprihatinkan, ironisnya Pekerja swasta dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menempati urutan pertama dalam penggunaanya.

Demikian dipaparkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan, Edi Heryadi, dalam rapat koordinasi (rakor) program pemberdayaan masyarakat anti narkoba dalam upaya pemetaan calon penggiat anti narkoba, di salah satu hotel kawasan Desa Sangkanurip Kecamatan Cigandamekar, belum lama ini.

Hal tersebut adalah hasil pemetaan pada tahun 2020. Karyawan swasta dan ASN menempati peringkat pertama dengan jumlah 50,53 persen untuk pengguna narkotika jenis sabu-sabu, tembakau gorila dan ganja.

Disusul peringkat kedua kalangan pelajar sebanyak  27,32 persen untuk pengguna obat-obat terlarang. Kemudian warga yang tidak bekerja sebesar 22,34 persen untuk penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Yang namanya para pecandu narkoba, ibarat penyakit kambuhan atau penyakit kronis yang bisa membahayakan semua elemen masyarakat dan pemerintahan. Sehingga harus benar-benar disikapi serta ditangani secara serius  dan terpadu,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar mengemukakan, masyarakat saat ini masih banyak yang belum menyadari bahaya penggunaan narkoba, sehingga perlu terus dilakukan edukasi secara berkesinambungan supaya bisa meminimalisir.

Menurutnya, dampak yang diakibatkan kasus narkoba, lebih parah dibanding permasalahan korupsi dan terorisme. Sebab kerugian materi dari penggunaan narkoba mencapai Rp 84 triliun rupiah per tahun dengan tingkat kematian sebanyak 30 orang per hari.

“Sedangkan berdasarkan data pada 2015, kerugian yang dikarenakan korupsi Rp 31 triliun dan  tingkat kematian kasus terorisme sebanyak 80 orang per hari di dunia,” katanya. (kh)***

Facebook Comments

Comments are closed.