Sekda Dian “Untuk Kohe Pemkab Sudah Habis Milyaran Rupiah”

Butuh Kekompakan Untuk Wujudkan Kabupaten Literasi
September 8, 2020
Rini Raih Gender Champion Anak dan Perempuan
September 8, 2020

Sekda Dian “Untuk Kohe Pemkab Sudah Habis Milyaran Rupiah”

KARTINI – Limbah kotoran hewan (kohe) sapi di wilayah Kecamatan Cigugur sudah lama mencemari lingkungan dan untuk menanganinya Pemkab mengaku sudah habis milyaran rupiah.

“Penanganan limbah kotoran sapi adalah masalah yang multi kompleks. Ini membutuhkan sinergitas dinas-dinas terkait, seperti Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Koperindag dan UMKM,” ujar Sekda Kuningan DR.H.Dian Rahmat Yanuar saat dimintai komentarnya seputar polemik kotoran sapi.

Pertambahan jumlah peternak sapi, katanya, tidak bergaris lurus dengan peningkatan kesadaran para peternak untuk membuang limbah kohe dengan benar.

“Sudah beberapa kali pertemuan, baik itu dengan pihak koperasi, maupun peternak langsung. Bahkan kita pernah mendatangkan ahli dari Bandung terkait sosialisasi mengolah limbah jadi bahan yang produktif, namun sampai saat ini belum ada hasilnya, ” tandasnya.

Pemkab Kuningan, sebutnya, telah menghabiskan miliaran rupiah untuk penanganan masalah limbah kohe ini. Pencemaran akibat pembuangan limbah kotoran sapi sembarangan ke saluran irigasi itu, telah menjalar ke daerah yang sangat jauh.

“Kita pernah terima laporan, pencemaran itu sudah mencapai daerah Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, yang lokasinya jauh dari peternakan. Bahkan limbah kohe itu sudah mengalir hingga ke saluran air di kompleks Stadion Mashud Wisnusaputera, tentunya melalui saluran yang melintasi kompleks pendopo ini, ” papar Sekda.

Jika para peternak tetap membandel, kedepan ada kemungkinan pihaknya bisa menerapkan sanksi-sanksi yang sesuai aturan sesungguhnya.

“Sanksi pidananya berat lho untuk mereka yang menimbulkan pencemaran akibat pembuangan limbah sembarangan,” katanya. (kh)***

Facebook Comments

Comments are closed.