KARTINI – Kelompok Kerja Nyata (KKN) Universitas Kuningan (UNIKU) di Desa/Kecamatan Cibingbin menjadikan Kerupuk “Dorokdok”dan ” Abon Dage” sebagai prioritas produk unggulan, karena dinilai produk panganan lokal asal Desa Cibingbin itu sudah layak dipasarkan, serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dimasa Pandemi Covid 19 ini.

‌”Kerupuk Dorokdok dan Abon Dage mempunyai potensi besar untuk dipasarkan secara luas khususnya di Kabupaten Kuningan umumnya diluar Kuningan,karena makanan ini mempunyai cita rasa tersendiri yang khas, tradisional dan turun temurun,” ujar Ketua KKN UNIKU Kelompok 19, Apip Syarifudin, Senin, (25/8/2020).

Apip mengatakan, ‌KKN UNIKU Kelompok 19 dengan Dosen Pembimbing Yulianto S.kom. M.kom, dengan beranggotakan 18 orang itu berusaha keras membantu warga setempat untuk menjadikan hasil produk rumahan agar mempunyai daya jual tinggi dipasaran tradisional maupun pasar digital.

‌”Kendala di lapangan umumnya pelaku UKM belum mengemas produknya dengan kemasan yang menarik dan modern, sehingga kami coba membantu permasalahan ini termasuk memasarkan secara online,” kata Mahasiswa Fakultas Hukum UNIKU itu.

Apip mengemukakan, bahan untuk membuat Kerupuk Dorokdok dan Abon Dage relatif mudah didapatkan, seperti untuk membuat ” Dorokdok” bahanya Tepung Tapioka,garam, penyedap rasa, pewarna makanan dan minyak goreng dan bawang. Sedangkan untuk membuat “Abon Dage” bahanya Dage/oncom, bawang merah, bawang putih dan cabai.

“Terdapat varian rasa, asin,bsedang, orginal dan pedas, untuk harga Dorokdok lima ribu rupiah dan Abon Dage sepuluh ribu rupiah,” katanya.

Dikatakan Apip, dipilihnya produk unggulan “Dorokdok” dan “Abon Dage” oleh KKN UNIKU Kelompok 19 di Desa/Kecamatan Cibingbin sejak 10 Agustus- 23 Agustus 2020 hasil survey dilapangan yang didukung Pemerintah Desa/Kecamatan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah itu.

‌”Tujuan KKN adalah untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan individu maupun masyarakat sebagai kelompok sasaran khususnya di bidang sosial ekonomi melalui pengenalan dan penggunaan konsep kewirausahaan dalam kehidupannya, terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensuport kami,” katanya. (nda)**

Facebook Comments

Check Also

Menu Hemat Saat Uang Belanja Nyaris Tamat

KARTINI – Tanggal tua biasanya memang isi dompet sudah mulai menipis, apalagi ditamb…