KARTINI – Sejumlah kalangan menilai rotasi yang dilakukan Pemkab Kuningan pada Kamis (19/8/2020), tidak lepas dari ‘titipan’ dan ‘like and dislike’, dan bagi yang merasa belum terakomodir jangan menjadi ‘amarah’.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh http://kartinikuningan.net , posisi atau jabatan sudah pasti banyak diincar, apalagi jika posisi tersebut berada pada dinas yang ‘basah’. Tidak sedikit yang memperebutkannya dengan berbagai cara, termasuk cara supaya masuk ke jaringan yang bisa ‘dititipkan’.

“Yang hari ini mendapat kepercayaan, harus amanah. Disitu kita ditugaskan, maka disitulah kita harus bekerja dengan baik, seperti saat saudara pertama kali diangkat ASN, dengan janji yang menyatakan Saya siap ditugaskan dimanapun, maka harus konsisten,” papar Bupati Kuningan H.Acep Purnama, selepas Pengambilan Sumpah kepada 305 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrasi, di SBI Cikaso Kramatmulya.

Bupati Acep juga meminta kepada pejabat yang dilantik supaya tetap satu tujuan dalam mewujudkan Kuningan yang Maju di berbagai aspek. Tetap berada pada rel yang benar, bukan pada rel yang rusak, dan tetap berpijak pada aturan, bukan pada kesewenang-wenangan.

Sementara itu, salah seorang pemerhati, M.Sujarwo berharap kepada birokrat yang tersentuh kebijakan rotasi atau mutasi, hendaknya tidak dipandang sebagai hadiah dari pimpinan karena hakekatnya jabatan merupakan amanah yg tidak ringan untuk menjalankannya.

“Dan yang terpenting, ketika seorang birokrat tidak terakomodir mendapat amanah pada suatu posisi (jabatan) hendaknya tidak muncul menjadi “amarah”,” pintanya.

Rotasi, mutasi mapun promosi jabatan birokrat hendaknya dipandang sebagai suatu yang biasa sesuai kebutuhan organisasi, serta tidak dipandang sebagai susuatu yang “sakral” seperti fenomena selama ini.

Pengambilan sumpah sendiri berlangsung secara virtual dibagi di tujuh tempat, yaitu, di  SBI, Aula BLK Disnaker, Aula Bappeda, Aula Disdik, Aula Dinkes, Aula Kearsipan dan Aula Kecamatan Ciawigebang.

Selain mutasi, dalam waktu dekat pun akan dilakukan Open Bidding untuk mengisi kekosongan di lima SKPD, yaitu Dinas Komunikasi dan Informasi, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Kesbangpol. (kh)***





Facebook Comments

Check Also

Dinilai Peduli Terhadap Pekerja Perempuan, Dinkes Dianugerahi Penghargaan

KARTINI – Perempuan bekerja saat ini trennya semakin naik dan lembaga/perusahaan pun…