KARTINI – Viralnya Batu Satangtung yang menjadi polemik dan menjadi pusat perhatian dunia nasional dan internasional kini terjawab sudah, karena Pemkab Kuningan membuka garis penyegelan, dan diharapkan toleransi di Kuningan, terutama masyarakat Cigugur terus terjaga dan ada solusi yang terbaik dari polemik tersebut.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh http://kartinikuningan.net , proses pembukaan segel oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam hal ini oleh Satpol PP, dikarenakan dalam hal ini melaksanakan penegakan Peraturan Daerah. Dulu, saat disegel yakni pada tanggal 20 Juli 2020, karena belum lengkapnya prosedur yang ditempuh oleh pemohon.

“Sekarang pemohon telah melengkapi persyaratan yang diharuskan dalam Perda tentang Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) tersebut, maka Kami pun mengeluarkan ijin tersebut, dan IMB nya adalah IMB non gedung berupa tugu atau ijin situs,” ujar Bupati Kuningan H. Acep Purnama.

Terkait dengan pemakaman, karena itu di tanah pribadi, menurut Bupati, sah-sah saja. Namun karena ada permohonan kriteria pemakaman bukan umum tentu pada prinsipnya akan dilihat dari beberapa persyaratan dan dari beberapa aturan itu semuanya memenuhi, hanya satu tinggal menunggu rekomendasi dan persetujuan dari Kementrian Dalam Negeri.

“Kepada masyarakat saya mengucapkan terima kasih, kepada segenap masyarakat khususnya warga cisantana yang penuh dengan pengertian bahwa apa yang kami lakukan itu berdasarkan peraturan-peraturan yang harus kami penuhi dan apa yang mereka mohonkan itu juga sama, selama memenuhi aturan kenapa tidak kami layani,” tutur Bupati.

Kepala Satpol PP, Indra Purwantoro, menjelaskan, berdasarkan Surat Perintah Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH., MH., Nomor: 300/2168/POL PP yang mana memerintahkan kepada Kepala Bidang Penegakan Perda (Kabid Gakda) Satpol PP Kabupaten Kuningan, Ujang Jaidin, untuk melaksanakan pembukaan segel bangunan bukan gedung berupa monument tugu, patung atau batu satantung.

Sebagaimana yang dimaksud pada Pasal 5 huruf (g) miliki Gumirat Bama Alam, yang berlokasi di Blok Curug Goong, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, atas dasar sudah memiliki izin untuk mendirikan bangunan (IMB) Nomor: 646/KTSP.1258/DPMPTSP/VII/2020) tanggal 12 Agustus 2020. Pembukaan segel dilakukan pada Kamis (14/8/2020), sekira pukul  07.00 WIB, berbarengan dengan penyerahan SK yang sudah lengkap. (kh) ***

Facebook Comments

Check Also

Tim Gabungan Sisir Tempat Wisata, dan Lakukan Tes Swab Antigen

KARTINI – Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Kuningan ternyat…