KARTINI – Ponpes Terpadu Al-Mutazam 2 bekerjasama dengan Laboratorium Prodia Kuningan, melakukan Rapid Tes Covid-19 kepada seluruh pegawai Al-Mutazam.

Menurut petugas laboratorium Prodia, Anisa, Rapid Tes digelar pada Jumat (10/7/2020). Tes tersebut berupa screening awal. “Ini merupakan studi epidemiologi, kita akan melihat penyebarannya seperti apa,” tambahnya.

Pemeriksaannya dinamakan immunassay. Menurutnya, tes tersebut lebih akurat dari rapid biasa. “Kami akan melakukan pengambilan sampel darah vena karena lebih akurat sebanyak 3-5 ml,” jelas Anisa.

Mudir Ma’had Al-Mutazam 2, K.H Abdul Rosyid, Lc., M.Ag., menjelaskan, hal itu dilakukan sebagai upaya Ponpes dalam pencegahan penyebaran Covid-12, saat akan menerima santri baru.

“Rapid test ini wajib diikuti seluruh pegawai untuk memastikan seluruh pegawai dalam kondisi sehat. Karena kita akan menerima kedatangan santri,” ungkapnya.

K.H Abdul Rosyid bersyukur hasil Rapid test semua pegawai, adalah non reaktif.
“Alhamdulillah hasilnya non reaktif semua, selain itu untuk mencegah penyebaran, Kami mewajibkan kepada seluruh Santri yang datang,untuk memeriksakan diri terlebih dahulu, dengan Rapid test,”paparnya saat dikonfirmasi media.

Selain membawa hasil Rapid test yang non reaktif, pihaknya pun mewajibkan para santri yang berasal dari luar kota,untuk isolasi diri selama 14 hari. “Hal itu Kami lakukan, setelah Kami berdiskusi dengan Satgas Covid-19 Kuningan, tentang protokol Covid-19 di lingkungan Ponpes,”jelasnya.

Membentuk Satgas Covid-19

Bukan hanya Rapid Test pihaknya pun membuat tim Satgas Covid-19 khusus di lingkungan pondok pesantren, agar para penghuni ponpes bisa aman dari penyebaran Covid-19.

Penerapan protokol kesehatan diterapkan saat kedatangan santri, yaitu dengan membuat peraturan seperti wali santri hanya mengantar sampai gerbang (tidak masuk ke pondok).

“Lalu cuci tangan sebelum masuk pondok, penyemprotan barang bawaan di bilik disinfektan, dan untuk panitia memakai masker, atau face shield,”paparnya

Selain itu juga ada kunjungan dari Polsek Cilimus dan Pemdes Linggarjati. Mereka melakukan monitoring terhadap pengecekan protokol yang dijalankan pihak Ponpes

“Semoga seluruh pegawai di sini dalam kondisi sehat. Begitu pun santri yang akan datang pun dalam kondisi sehat,” harap K.H. Abdul Rosyid. (dien)**

Facebook Comments

Check Also

80 Persen Kematian Akibat Serangan Jantung Ternyata Dapat Dihindari

KARTINI –  Jantung merupakan salah satu organ yang harus dijaga kesehatannya, a…