Danrem 063/SGJ Ingin Kuningan Jadi Pilot Project Ketahanan Pangan

Rahasia Awet Muda Dari Madu Dan Lemon
July 10, 2020
Uniku – Unrika Jalin Tri Dharma Perguruan Tinggi
July 11, 2020

Danrem 063/SGJ Ingin Kuningan Jadi Pilot Project Ketahanan Pangan

KARTINI – Paska Pandemi Covid-19, masyarakat Kuningan harus dipacu lagi gairah bercocok tanam dibidang pertanian, karena sebagian besar penduduknya hobi bertani.

Demikian disampaikan Danrem 063/SGJ Kolonel Inf. Elkines Villando Dewangga Kusumawadie, S.A.P., saat melakukan kegiatan penanaman bibit sayuran di Desa Windujanten Kecamatan Kadugede Kabupaten Kuningan, Jumat (10/7/2020).

“Saya di Kuningan ini punya mimpi, dimana Pak Bupati juga sangat mendukung jika Kuningan ini akan saya jadikan pilot project dibidang ketahanan pangannya. Apalagi kita lihat juga masyarakat disini yang senang bertani, bahkan saya lihat juga untuk penanganan Covid-19 disini sangat optimal. Sehingga saya yakin dengan kondisi seperti ini tentunya akan menimbulkan gairah ke masyarakat untuk bertanam, sehingga taraf hidupnya akan kembali kesediakala dengan harapan Kuningan ini sejahtera tentunya,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja pertamanya itu, Kolonel Inf Elkines Villando disambut Bupati Kuningan H. Acep Purnama beserta unsur forkopimda juga aparat desa setempat, dan dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan sesuai dengan program pemerintah pusat melalui penanaman sayur dan pengelolaan kolam ikan.

Sementara itu, Bupati Kuningan mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kunjungan Danrem 063/SGJ ke Kabupaten Kuningan yang merupakan wilayah teritorialnya.

“Dalam konteks ketahanan pangan ini, semua yang kami lakukan untuk masyarakat Kabupaten Kuningan. Tidak mesti menanam padi, dengan menanam sayuran pun ini sudah merupakan upaya dalam ketahanan pangan. Ini adalah salah satu ruang terbuka dalam rangka peningkatan kapasitas penghasilan masyarakat,” ungkap Bupati Acep.

Ia juga mengapresiasi atas inovasi yang luar biasa dari Kepala Desa Windujanten. Dengan dana IP-nya dipakai untuk embung. Dimana embung itu adalah tempat untuk penampungan air baik sementara maupun permanen.

“Permanen mungkin dikala musim hujan bisa digunakan untuk pengendalian banjir sementara dimusim kemarau bisa digunakan sebagai pengadaan air. Kalau tadi ini belum selesai dikerjakan, atas ijin Danrem maka akan saya selesaikan,” ujarnya. (kh)***

Facebook Comments

Comments are closed.