Ratusan Lansia Di Kuningan Masih Butuh Perhatian Khusus

Akhirnya ANARKIS Bawa Tuntutan Transparansi Covid Itu Ke Kejaksaan
July 7, 2020
Hajatan Ditengah Pandemi, Pengantin dan Petugas Harus Gunakan Face Shield
July 8, 2020

Ratusan Lansia Di Kuningan Masih Butuh Perhatian Khusus

KARTINI – Ratusan lansia di Kabupaten Kuningan masih butuh perhatian khusus dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka terutama perhatian dari pihak pemerintah.

Demikian dikatakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Tina Wiryawati, saat berkunjung ke beberapa lansia di Desa Sukaharja, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Selasa (7/7/2020).

Tina mengatakan akan tetap konsisten menjalankan program yang telah digagasnya Peduli Lansia. Politisi Gerindra itu pun tergerak untuk membantu sesama dengan memperjuangkan hak-hak lansia dengan melakukan advokasi dan pendampingan lansia.

Seperti Ibu Carsah dan pak Dahrudin, saat ditemui kondisinya sangat prihatin, karena jarang tersentuh oleh pemerintah.

“Kami sangat prihatin ketika melihat kondisi lansia yang jarang tersentuh oleh pemerintah. Makanya kami lakukan advokasi sebagai bentuk kepedulian dan ini bukan untuk pencitraan, melainkan akan terus dilakukan,” kata Tina anggota DPRD Dapil 13 meliputi Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

Dia menerangkan, selama turun ke masyarakat, data yang terkumpul di TWC untuk Kuningan, sekitar 600 kartu keluarga warga lansia yang akan diperjuangkan untuk memenuhi kebutuhan hidup para lansia.

“Kami akan perjuangkan para lansia, supaya mereka dapat diperhatikan oleh pemerintah. Baik pemerintah desa, daerah, dan provinsi,” ujarnya.

Sementara, Kepala Desa Sukaharja Kecamatan Cibingbin mengatakan, pihaknya sudah berupaya dalam melakukan pendataan para lansia yang ada di desanya. Selain itu juga, mengajukan ke dinas terkait.

“Kami sudah ajukan ke dinas terkait, namun belum ada realisasinya. Diharapkan juga program-program bantuan ini sifatnya tidak sementara melainkan berkelanjutan,” kata Kepala Desa.

Sedangkan bantuan yang sudah diajukan baik untuk Karsah ataupun Dahrudin, yang belum terealisasi adalah Program Keluarga Harapan.(Dien)**

Facebook Comments

Comments are closed.