JUM’AT, 26 Juni 2020, bertepatan dengan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), menjadi tugas kita semua memeranginya, apalagi jika merujuk pada angka penggunaan Narkoba hingga penyebaranannya ternyata makin meluas.

Barusaja kita menyaksikan sebuah berita yang mencengangkan ketika seorang ibu rumah tangga tertangkap sebagai pengedar barang haram tersebut. Sebelumnya kita juga dikejutkan tentang pesta miras dan narkoba yang dilakukan oleh sekelompok remaja diantara tersangka yang tertangkap didapati wanita hamil.

Beberapa faktor penyebab tentu menjadi alasan para pengguna tersebut. Sebagai pengguna beberapa diantaranya mengenal dari pergaulan yang tidak sengaja. Berawal dari mencoba akhirnya menjadi pemakai.Sedangkan untuk pengedar sendiri faktor ekonomi dan sulitnya lapangan pekerjaan menjadi dalih pembenaran atas tindakan melanggar hukum tersebut.

Pasca pandemi saat semua orang dituntut untuk berdiam di rumah, beberapa oknum justru memanfaatkan sebagai peluang. Barang haram dengan mudah didapat bahkan dengan pemesanan online kini transaksi tersebut dilakukan.

Tidak saja tugas BNN (Badan Narkotika Nasional) untuk memberantasnya tapi masyarakat luas juga ikut bertanggung jawab untuk mencegah meluasnya penggunaan Narkotika ini. Narkotika tidak saja merusak sel-sel syaraf menjadikan pemakainya secara perlahan mengalami penurunan imun tubuh juga melemahnya jaringan otak hingga menimbulkan kegelisahan dan sulit untuk berfikir secara fokus.

Berbagai jenis Narkotika kita kenal dari sekelas lem, bunga kecubung, daun ganja, hingga sabu-sabu, heroin, tembakau gorila dan masih banyak lagi jenis lainnya. Pemakainyapun variatif dari anak-anak, remaja hingga tua masih tertarik dengan kenikmatan semu itu.

Sosialisasi tentang bahaya narkotika masih kurang menyentuh sasaran. BNN harus lebih bekerja keras lagi untuk melahirkan program-program sosialisasi bahaya narkotika, dan merangkul berbagai elemen masyarakat dan pendidikan untuk bekerjasama. Peran masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam pencegahan meluasnya pengedaran narkotika ini. Informasikan kepada pihak kepolisian jika melihat aktifitas-aktifitas mencurigakan disekitar kita.

Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) mari kita ciptakan kehidupan yang sehat 100% sesuai motto yang digaungkan BNN saat ini yaitu “Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia.”

Kerjasama seluruh lapisan masyarakat akan membantu terwujudnya kehidupan yang dinamis dan pencegahan serta pemutusan rantai penyebaran narkotika adalah hal yang bisa terwujud.

Oleh : Vera Verawati, Kuningan 26 Juni 2020

Facebook Comments

Check Also

Bersama Hujan Yang Selalu Datang Dipenghujung Sore

KUPANDANG dedaunan di dahan tinggi menjulang, hijau cerah daun hendak berbuah, putik mulai…